Karya Mahasiswa Desain Mode di Indonesia Leather & Footwear Expo 2017

Majalahketik.com Jumat, 19 Mei 2017, delapan mahasiswa Program Studi Desain Mode telah menunjukkan kemampuan mereka dengan menampilkan hasil karyanya dalam acara Indonesia Leather & Footwear Expo 2017 yang diadakan setiap tahunnya. Indonesia Leather & Footwear Expo adalah pameran besar yang merupakan bagian dari pameran tentang digital printing se-Asia yaitu Krista Exibition.

Indonesia Leather & Footwear Expo diadakan selama tiga hari di Jakarta International Expo (JIExpo) mulai tanggal 18 Mei sampai 20 Mei 2017. Acara tersebut akan menampilkan produk-produk yang terbuat dari bahan sintetis dan alami, buatan manusia, peralatan, komponen dan aksesori, bahan kimia proses dan pewarna, mesin alas kaki, peralatan pabrik, penyamakan kulit atau pengolahan kulit mentah di Industri Kulit, dan Industri Lifestyle dan Mode.

Baca juga: Kemenangan Tim Cube dalam Ajang Asiagraph Reallusion Award 2017

Selama satu bulan, mahasiswa Desain Mode mempersiapkan karya-karya mereka untuk dipertunjukkan di acara fashion show tersebut. Tak lupa pula, untuk menghasilkan karya yang baik membutuhkan proses yang panjang, mulai dari pembuatan motif dan pola digital, print, jahit, sampai siap pakai oleh para model. Hal itulah yang dilakukan oleh mahasiswa Desain Mode untuk menampilkan enam belas baju hasil karya mereka dengan mengusung tema yaitu “Agrapana”.

Apa sih “Agrapana” itu?

“Agrapana” atau culture yang memiliki arti empat elemen kehidupan seperti air, tanah, udara, dan api. Empat elemen tersebut diambil dari sub-tema tentang Indonesia yang menggambarkan seperti elemen api yang terinspirasi dari tari Kecak, elemen udara dari Kawah Ijen, elemen tanah dari suku Asmat, dan elemen air dari Danau Kaolin.

Rasa bangga diungkapkan oleh Andi Akbar, salah satu mahasiswa Desain Mode yang karyanya dipertunjukkan di acara tersebut. Andi dan teman-temannya bisa melewati semua kesulitan seperti sulitnya membangun konsep dan kurangnya dukungan dari pihak kampus. Jadi, mereka harus berjuang sendiri untuk meningkatkan kemampuan yang mereka punya dengan menunjukkan karya mereka di acara Indonesia Leather & Footwear Expo 2017.