Metafora 3: Suasana Horror Mini Bioskop bertemakan Halloween

Majalahketik.com – Metafora4 (Halloween party).

Metafora (Media Cerita Film dan Karya) jilid 4, mengambil konsep “Mini Bioskop” dengan mengusung tema “Halloween” ini sukses meramaikan aula Polimedia pada 16-17 Oktober 2018. Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Broadcast kali ini berbeda dari tahun sebelumnya yang mengusung konsep “Layar Tancep” karena memang konsep Metafora berbeda setiap tahunnya.

Jika layar tancep mengambil lokasi di luar ruangan dan menayangkan film durasi panjang, berbeda dengan mini bioskop yang mengambil lokasi di dalam ruangan serta adanya antrean pengunjung seperti di acara Metafora4 kali ini. “Saya ingin benar-benar menghadirkan kesan bioskop dengan tema Halloween.” Ucap Fadila Putri selaku ketua artistik Metafora4.

Beberapa band dari prodi Broadcast Polimedia meramaikan acara Metafora 4 Aula Polimedia, Srengseng Sawah Rabu (17/10/2018)

Adanya lorong di pintu masuk dengan bercak darah mencoba menghidupkan suasana horror di depan halaman aula. Ada pula dekorasi labu-labuan, sarang laba-laba serta hiasan kelelawar di atas dinding, lalu disediakan beberapa stand, terdapat stand photo booth dengan konsep rumah belanda tidak berpenghuni dan dapat berfoto dengan para cosplay zombie. Selain itu ada juga stand “Free Make Up Character” dan stand panitia untuk menjual makanan dan minuman ringan. Panitia juga memberikan popcorn, permen, gelang serta tiket secara gratis kepada para pengunjung. “Saya tertarik dengan poster dan keunikannya karena temanya Halloween.” Tutur Bagus Candra, pengunjung asal SMK Ekonomika.

Baca juga : Opening Ceremony Porseni XII Politeknik Seluruh Indonesia

 

Pada hari pertama acara tersebut diadakan pemutaran film panjang “Pontien” yang disutradarai oleh Agung Trihatmodjo yang merupakan bintang tamu Metafora4 kali ini. Namun, Agung Trihatmodjo berhalangan hadir dan digantikan oleh kamerawan film tersebut untuk berbincang-bincang dan berbagi pengalamannya selama pembuatan film.

Di hari kedua, dilakukan sesi pemutaran lima film pendek terbaik karya mahasiswa aktif semester satu dan tiga dari Program Studi Broadcast. Selain itu ada “Awarding Night” yang perdana diselenggarakan, ini bertujuan untuk mengapresiasi karya film terbaik tersebut, Terdapat lima kategori dalam ajang ini, yaitu best young movie, best editor movie, best cinematographer, best director movie, dan best movie.

“Rencananya awarding ini akan dijadikan satu program kerja tersendiri dan sebagai alat pembelajaran. Awarding ke depannya memiliki sasaran untuk umum kepada kampus lain yang ingin submission (mengajukan karyanya).” Jelas Pandu Winoto, Ketua Hima Program Studi Broadcast.

 

Jurnalis : Yuni Puspita Dewi

Editor  : Dimas Adianto

Fotografer : Haikal