Aksi Mahasiswa Mengawal Pelantikan DPR Periode 2019-2024

Selasa, 01/09/19 Anggota DPR periode 2019-2024 telah dilantik di Gedung DPR Jakarta. Dengan adanya pelantikan anggota DPR hari ini, mahasiswa ikut mengawal dengan mengadakan aksi solidaritas yang diikuti oleh seluruh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi antara lain: PoliMedia, Institut Pertanian Bogor, UPN Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pakuan Bogor, Universitas Sukabumi dan lainnya. Aksi yang dilakukan mahasiswa kali ini tidak menimbulkan keributan seperti aksi-aksi sebelumnya.

(1/10/19) Jalan gerbang pemuda, jakarta pusat terpaksa menjadi titik akhir masa untuk menyampaikan aspirasi, karena jalan menuju gedung DPR di blokade oleh Polisi.

Adapun agenda dari aksi kali ini meliputi: pembukaan aksi oleh MC perwakilan dari Universitas Negeri Jakarta, orasi dari Universitas Sukabumi dan beberapa perguruan tinggi lainnya, lalu dilanjutkan dengan longmarch mulai dari Gedung TVRI Jakarta sampai dengan Jalan Gatot Subroto, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan, pembacaan puisi, dan pemberian bunga kepada aparat sebagai tanda bahwa aksi kali ini berjalan damai.

Walaupun massa tidak bisa sampai ke depan Gedung DPR karena polisi dan TNI menjaga ketat, namun tidak terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh para mahasiswa. Untuk aksi kali ini di setiap orasi dari berbagai perwakilan kampus berkata bahwa aksi akan berlangsung damai karena yang turun ke jalan adalah mahasiswa tanpa provokator, penyusup, dan lainnya yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

1/10/19. Aksi yang di ikuti beberapa Universitas berkumpul di jalan gerbang pemuda, Jakarta pusat. membuat karya kreatif batu nisan sebagai simbolis duka untuk KPK dan korban aksi.

“Sangat terkesan untuk aksi kali ini karena damai dan semoga terus seperti ini.” Ujar salah satu anggota TNI yang enggan menyebutkan namanya saat ditanya mengenai pemberian bunga dari mahasiswa kepada aparat.

Perwakilan BEM SI sendiri M. Nurdiansyah mengatakan bahwa aksi kali ini dari mahasiswa secara damai yang ingin menyampaikan aspirasi-aspirasinya. “Hari ini massa turun bukan ingin perang dan membuat kericuhan kepada aparat, tetapi kami membawa narasi dan tuntutan kepada mereka-mereka yang tidak bertanggung jawab kepada kebijakan yang tidak tepat dan tidak pro terhadap masyarakat.” Ujarnya.

Setelah pukul 16.00 WIB mahasiswa mulai membubarkan diri dari tempat berlangsungnya aksi secara tertib tanpa membuat kericuhan.

Jurnalis            : Putri Disa Kiftiani

Editor              : Eka Kurnia Chandra Dewi

Fotografer : M. Jalaludin Akbar