APATIS: Rintangan dan Persoalan Adalah Fase Pendewasaan

Foto: Ready Ruhut

Majalahketik.com (11/06/2022) – Mengusung tema “growing up”, APATIS (Apresiasi Kreativitas) kembali hadir sebagai pameran seni tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Kegiatan pameran ini dimulai pada pukul 15.00 – 21.00 WIB pada (10/06/2022) di Felfest UI, Jakarta Selatan.

Sesuai dengan tema yang diambil, APATIS 2022 memamerkan berbagai karya yang mengekspresikan setiap emosi dalam proses tumbuh kembang menjadi dewasa. Karya fotografi, lukisan, puisi dan sajak, hingga 3D art dipertunjukkan dalam pameran ini. Tidak hanya mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta, kegiatan APATIS 2022 dibuka untuk umum sehingga siapapun dapat hadir dalam pameran karya seni ini, tak terkecuali para orang tua mahasiswa yang turut hadir mengisi keramaian acara ini.

Afif Amrullah selaku Project Officer APATIS 2022 menyatakan bahwa tema “growing up” dipilih untuk menunjukkan setiap permasalahan dan rintangan yang dihadapi dalam setiap fase pendewasaan. Dengan dipilihnya tema ini, Afif berharap pengunjung dapat sadar bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi setiap persoalan menuju masa pendewasaan.

Pameran seni ini merupakan kegiatan tahunan di luar program kerja HIMA maupun jurusan yang diinisiasi oleh mahasiswa Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan. Kegiatan ini menjadi wadah dan ajang kreativitas bagi mereka yang ingin mengeksplorasi karya. Selain menampilkan karya seni, terdapat juga photobooth yang bisa digunakan para pengunjung untuk berfoto ria APATIS 2022 juga menghadirkan penampilan spesial dari Aya dan Ian Hugen sebagai bintang tamu. Dalam penampilannya, Ian membagikan kisah dan kata-kata motivasi terkait proses pendewasaan yang sangat sesuai dengan tema yang diusung. Ian juga menyadarkan para pengunjung bahwa setiap orang pasti mempunyai masalah masing-masing dalam menjalani proses pendewasaan yang sulit. “Bertumbuh dewasa itu bukan sebuah jebakan. Berumbuh dewasa itu hanya sebuah fase hidup baru yang luwes dan masih belum jelas, makanya kalian enggak tahu apa saja yang harus dipersiapkan untuk menjadi dewasa,” tutur Ian dalam talkshow-nya.

“Di pameran ini, saya belajar perspektif orang mengenai bagaimana tumbuh dewasa dan masalah-masalah yang dihadapi. Saya harap pameran seperti ini diperbanyak setiap tahunnya,” ucap Daniel salah satu pengunjung dari APATIS 2022.

Siapapun dapat berpartisipasi dalam pameran ini dengan mengirim karya-karyanya. Alfi Ghifari atau yang biasa dipanggil Tuppo, salah satu mahasiswa PoliMedia Jakarta Jurusan Penyiaran, juga mengirimkan karyanya pada pameran ini. Dalam karya seninya, Tuppo mengambil tema sosialita dalam sebuah ilustrasi.

Teks: Mirsya Anandari Utami

Editor: Muhammad Yazid

Foto: Ready Ruhut

Total
0
Shares
Related Posts