Bangga Banget! Mahasiswa Animasi Raih Juara Nasional di KMIPN III

Kembali mengharumkan nama PoliMedia, tiga mahasiswa prodi Animasi berhasil membawa pulang gelar juara tiga dengan film animasi berjudul “Emily and Me” di Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KMIPN) III. Seharusnya kompetensi ini dilakukan secara offline, tetapi karena keadaan yang tidak memungkinkan, akhirnya babak final KIMPN III dilaksanakan secara daring sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus COVID-19. Babak final dilaksanakan selama tiga hari, yaitu tanggal 22, 23, dan 24 Juni 2021.

(Pengumuman pemenang di saluran YouTube (KMIPN III), 24 Juni 2021)

Hana Pratama, sebagai ketua tim, tidak menyangka kalau bisa mendapatkan juara dalam ajang bergengsi seperti KMIPN. Saat bisa masuk ke babak final saja, dirinya mengaku sudah senang dan tidak menyangka bisa menjadi juara karena saingannya yang cukup berat. Adityawarman, sebagai anggota dalam satu tim juga merasa senang karena bisa mendapatkan pengalaman di kompetensi ini.

Berbeda dengan Hana dan Adit, I Wayan Aria justru merasa lega karena bisa menyelesaikan kompetensi ini.

“Rasanya kaya lega, akhirnya selesai juga. Kan lama beberapa bulan ya. Semenjak sebelum libur, sambil ngerjain tugas juga, tapi akhirnya selesai juga. Eh ternyata juara juga. Jadi kaya double-double senengnya,” ujar Aria.

Tema KMIPN tahun ini adalah Membangun SDM Unggul Melalui Inovasi dan Kreativitas di Bidang Informatika. Awalnya ide cerita yang ditemukan digagaskan oleh Aria, saa ketika dirinya merasakan perbedaan antara tinggal di kost dan di rumah.

“Awal-awal saya nge-kost, itu kerasa banget perbedaannya, antara di rumah dan di kost-an. Kalau di rumah semuanya diingetin, ada orang tua, kalau misalkan di kost-an harus inget sendiri,” jelas Wayan.

Baca Juga: https://majalahketik.com/memakan-korban-hati-hati-penipuan-berkedok-akun-merchandise-polimedia/

Kemudian ide cerita ini dikembangkan oleh Wayan bersama dosen pembimbing, Antonius Edi Widiargo. Tim dalam kompetensi ini dibentuk oleh Hana setelah dihubungi oleh dosennya untuk mengikuti KMIPN dan mengajak Wayan dan Adit untuk bergabung.

“Awalnya itu saya ditelpon pagi-pagi sama pak Argo untuk ikut kompetensi politeknik nasional. Lalu saya ajak Aria dan Adit. Dadakan juga karena waktunya tinggal tiga bulan lagi. Gak ada waktu untuk nyari lagi,” ujar Hana.

Proses yang mereka lakukan cukup panjang untuk bisa menjadi juara di KMIPN. Dalam membuat cerita saja bisa memakan waktu selama dua bulan. Ditambah saat itu mereka belum libur dan tetap mengerjakan tugas kuliah. Setelah cerita, baru mulai membuat gambaran tentang animasi yang akan dibuat melalui storyboard.

Menurut Aria, saat masuk ke tahap produksi lumayan cepat karena sudah mepet untuk mengerjakan trailer. Namun karena peralatan yang terbatas, waktu yang diperlukanmemerlukan waktu yang lumayan lama untuk melakukan proses rendering. Untuk membuat film lengkapnya, dibutuhkan waktu sekitar satu bulan. Dengan bantuan teman-teman dan dosen pembimbing, akhirnya film animasi‘Emily and Me’ itu bisa selesai.

Hana, Aria, dan Adit juga berpesan kepada mahasiswa PoliMedia, kalau ingin mengikuti kompetisi harus sering-sering berkonsultasi dengan dosen dan mempersiapkan mental yang kuat. Manajemen waktu juga diperlukan dan harussehingga bisa membagi pekerjaannya dengan baik. Jika ada kesempatan untuk mengikuti perlombaan, harus memberanikan diri lebih dulu. Pastinya akan ada teman-teman dan dosen yang akan membimbing. Dengan mengikuti perlombaan, bisa juga untuk mendapatkan bekal di dunia kerja nantinya. Jadi tidak ada salahnya ikut dan mencoba.

“Terus semangat dan berkarya,” tambah Adit.

Untuk kedepannya mereka akan lebih fokus di dunia perkuliahan untuk menyelesaikan tugas akhir animasi sebagai goals berikutnya.

Film animasi “Emily and Me” bisa ditonton melalui layanan streaming YouTube atau klik link tautan dibawah ini .
https://www.youtube.com/watch?v=eRNBrWeX10k

Editor: Beninda Dhiyaa Ifada

Total
0
Shares
Related Posts