Follow

Mahasiswa PoliMedia Menyabet Juara 1 Muay Thai dalam Kompetisi Bash Fight Night

Maulana Dafa Rachmadian, Mahasiswa PoliMedia dari Prodi Penyiaran semester 6, Ia berhasil memboyong medali emas dalam kompetisi muay thai bertajuk “Bash Fight Night.” Kompetisi yang diselenggarakan oleh H Brother ini berlangsung dari 3-4 Februari 2024 dan diikuti oleh 60 orang yang berasal dari tingkat amatir hingga profesional. Kompetisi Bash Fight Night ini berlokasi di Cibubur, Jakarta Timur. H Brother selaku penyelenggara kompetisi pun juga sudah mempunyai nama yang besar dalam dunia fight karena seringnya keterlibatan dalam event-event besar seperti One Pride dan lain-lain.

Dafa mengaku baru menekuni olahraga muay thai ini sejak 6 bulan yang lalu. Ia bergabung dan berlatih dalam sebuah camp yang bernama “Sembari Muay Thai.” Melalui pelatihnya, Disinilah ia didorong untuk mencoba ikut serta dalam kompetisi Bash Fight Night. Siapa sangka, di kompetisi debutnya ini, ia langsung berhasil menyabet juara pertama. Untuk persiapan kompetisi ini, ia membutuhkan waktu sekitar 1 bulan.

“Butuh waktu 1 bulan, prepare yang benar-benar (sampai) matang. (Mulai) dari segi napas di atas ring, karena napas itu benar-benar butuh (kesiapan), tidak seperti latihan-latihan biasa.”

Ujar Dafa.

“Sebelum turnamen itu pasti latihannya sangat keras. Kalau mau Turnamen itu ada yang namanya (latihan) shark tank. (shark tank) itu latihan lawan 5 orang dan itu tidak ganti-ganti orangnya.” Tambahnya.  

Untuk mengatasi kesulitan-kesulitan saat latihan itu, Dafa cukup menjalaninya saja. Dafa pun sempat merasa lelah dan malas, namun, lama-kelamaan dengan motivasi yang kuat, ia berhasil menjadikan latihan kerasnya tersebut menjadi sebuah kebiasaan baginya.

“Terutama dari keluarga yang pasti sangat mendukung karena selama hal ini juga positif, terus juga dari teman-teman yang sampai datang kesana (arena pertandingan), juga dari kampus ada juga dukungan. Jadi motivasinya juga ingin nama sendiri lebih naik (dikenal luas) aja.” Kata Dafa.

Untuk target kompetisi selanjutnya, Dafa mengaku belum memiliki target khusus tertentu, karena kompetisi-kompetisi bela diri muay thai sendiri belum se-ramai seperti olahraga bela diri lainnya, seperti pencak silat. Namun, jika ada kompetisi muay thai lagi, Dafa sudah memantapkan diri untuk kembali bertarung di arena.

Terakhir, Dafa mengutip perkataan dari salah satu presiden Amerika Serikat, Abraham Lincoln, dan pelari terkenal, David Goggins, sebagai motivasi dan juga pesan untuk dirinya dan juga khalayak umum. “The best way to predict your future is to create it. And i don’t stop when i’m tired, i stop when i’m done. Jangan pernah lupa doa tanpa usaha itu bohong dan usaha tanpa doa itu sombong.”

Teks: Sabda Maulana
Editor: Jasmine Al Ramadhani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts