Follow

Peringati 1 Dekade, LPM Majalah Ketik Gelar KETIK Fest

Majalahketik.com (09/12/2023) – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Majalah Ketik menggelar pameran jurnalistik, yaitu KETIK Fest dalam rangka memperingati 1 dekade berdirinya LPM Majalah Ketik. Kegiatan yang bertajuk “Berperang Melawan Disinformasi” ini diadakan pada Kamis (30/11/23) di Gedung E Hall Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta. Pameran karya yang digelar pada acara KETIK Fest ini berhasil mencuri perhatian para pengunjung dengan menampilkan karya-karya dari anggota LPM Majalah Ketik selama 1 dekade. 

Baca juga : MAX 8 Sukses digelar! Hadirkan Multiverse: The Magical World of Digital Native

Terdapat berita hasil liputan, reportase investigatif, foto jurnalistik, dan tulisan artikel berita yang mencakup berbagai isu, mulai dari sosial, politik, dunia kampus, event kampus, hingga lifestyle mahasiswa. Para pengunjung dapat merasakan keberagaman pendekatan dari berbagai perspektif dalam penyajian berita yang ditampilkan pada pameran KETIK Fest ini.

Selain memamerkan tulisan-tulisan berbobot, pameran ini juga mengenalkan atribut yang sering digunakan dalam peliputan, seperti Pakaian Dinas Harian (PDH), kartu pers, dan piagam penghargaan kepada LPM Majalah Ketik selama 1 Dekade berlangsung.

Tidak hanya itu, dalam pameran juga terdapat foto-foto jurnalistik yang menggambarkan keindahan visual dalam penyampaian berita. Fotografer dari LPM Majalah Ketik ini juga yang berpartisipasi menangkap momen-momen emosional dan dramatis yang memberikan dimensi baru pada narasi berita.

Selain memamerkan karya-karya jurnalistik, acara ini juga dimeriahkan dengan rangkaian acara lainnya, seperti talkshow yang dibawakan oleh Juni Armanto selaku Direktur Konten Indopos.co.id yang sudah lama berkiprah pada industri jurnalistik dengan tema materi yang dibawakan yaitu “Jurnalisme di Era Digital” yang mengangkat isu perkembangan yang serba digital.

Peran jurnalistik dituntut untuk tetap bertahan dengan mengikuti perkembangan zaman, seperti yang dikatakan oleh Juni Armanto, bahwa kita tidak bisa lagi mengabaikan keberadaan media sosial dan platform daring sebagai sarana utama menyampaikan berita. Namun, tantangannya adalah bagaimana kita menjaga integritas jurnalistik di tengah-tengah arus informasi yang begitu cepat dan tidak terkendali ini.

Adapun terdapat talkshow yang dibawakan oleh narasumber dari AJI (Aliansi Jurnalis Independen) yaitu Dian Yuliastuti yang bergerak di bidang pendidikan dan etik, sekaligus seorang jurnalis di Majalah TEMPO.

Selain itu, acara KETIK Fest juga dihadiri oleh Guest Star spesial yaitu Esra Ambarita selaku Reporter INews yang membawakan materi “Jurnalisme di Era Digital” yang sekaligus dipandu oleh moderator, yaitu Bella Nurmaya. Esra membagikan tips untuk menyikapi disinformasi yang saat ini sedang marak terjadi, seperti peran aktif masyarakat dalam menangkal disinformasi. Masyarakat harus mengembangkan kebiasaan untuk memeriksa keaslian informasi sebelum menyebarkannya. 

Ayu Wulandari, mahasiswa semester 3 Prodi Penerbitan selaku Ketua Pelaksana KETIK Fest pun turut menyampaikan harapannya, “Harapannya, acara pameran jurnalistik kedepannya dapat menjadi panggung inspiratif, dimana jurnalistik berkembang dan memperkaya masyarakat dengan informasi yang mendalam,” ujarnya, “Semoga acara ini menjadi sumber motivasi bagi jurnalis untuk terus menggali cerita-cerita yang relevan, mengedepankan integritas, dan menyuarakan perubahan positif dalam masyarakat. Melalui pertukaran ide dan inovasi, kami berharap jurnalistik terus menjadi kekuatan yang mencerahkan dan memberdayakan,” tambahnya.

Teks: Intan Safitri
Editor: Eric Wirayudha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts