Follow

Usung Tema Asmaraloka, Prodi Penerbitan Gelar Pena Fair 2023

Majalahketik.com (11/12/2023) – Himpunan mahasiswa Program Studi (Prodi) Penerbitan menggelar acara Pena Fair dengan tema “Asmaraloka”. Acara ini diselenggarakan selama 3 hari, yaitu pada tanggal 6 sampai dengan tanggal 8 Desember 2023 di Hall Gedung E, PoliMedia Jakarta. Tema asmaraloka sendiri diusung agar para pengunjung bisa merasa lebih dekat lebih relate dengan acara Pena Fair ini. 

“Acara Pena Fair ini bertujuan untuk menunjukkan, bahwa mahasiswa Prodi Penerbitan juga bisa membuat suatu acara bazar buku yang cukup besar, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif kepada pengunjung maupun mahasiswa yang datang,”

ujar Muhammad Nur Samsi, mahasiswa Penerbitan semester 5 yang kerap disapa Samsi selaku Ketua Pelaksana Pena Fair ini.

Selain untuk mahasiswa PoliMedia, acara ini juga terbuka untuk masyarakat umum dan turut mengundang pelajar dari beberapa sekolah, karena acara ini menghadirkan beberapa talkshow tentang penulisan buku yang dibawakan oleh Dr. Saeful Falah selaku Rektor Institut Ummul Quro Al-Islami, Arys Hilman selaku Ketua Umum IKAPI, Helobagas selaku penulis dan podcaster, Inggrid Sonya selaku penulis novel, Bambang Trim selaku penulis dan editor buku, serta Syahrudin El Fikri selaku wartawan senior Republika. Tidak hanya itu, acara ini juga mengadakan bazar buku, bombastic sale area, juga games yang tidak kalah menarik.

Baca juga : Peringati 1 Dekade, LPM Majalah Ketik Gelar KETIK Fest

Acara Pena Fair ini juga dimeriahkan dengan beberapa penampilan-penampilan dari Better Way, Rudal Kamar, Pemudig, The Replace, Hafiz and The Cat Person, Ompong n Friends, dan Teater Burung Hantu.

Beberapa pengunjung dari SMA Negeri 4 Depok yaitu Clarissa Khairany, Salma Nabilah, dan Kayla Ramadani menyampaikan kesan dan pesannya, “Seru banget, semoga tahun depan diundang lagi, bazarnya dibanyakin lagi, semoga bisa meningkatkan literasi pemuda-pemuda di Indonesia,” ucap mereka. Mereka juga mengaku merasa terinspirasi setelah menyimak talkshow tentang novel yang disampaikan oleh Inggrid Sonya. 

Pastinya tidak mudah untuk mempersiapkan suatu acara tanpa adanya kerjasama dari setiap panitianya. Persiapan yang dilakukan untuk keberlangsungan acara Pena Fair sendiri membutuhkan waktu selama 6 bulan, mulai dari penyusunan panitia, menjalin kerjasama dengan para penerbit, menarik sponsor, dan mencari pemasukan dana. 

“Saya merasa cukup bangga dan cukup senang karena Pena Fair ini baru pertama kali ada di PoliMedia, dan acaranya berjalan dengan lancar dan meriah, teman-teman panitia juga cukup excited dalam menyiapkan acara. Mudah-mudahan acara ini bisa menjadi tempat wisata literasi bagi pengunjung dan memberikan dampak yang positif kepada para pengunjung disini,” harap Samsi.

Himpunan Mahasiswa (HIMA) Prodi Penerbitan juga sempat berdiskusi dengan pihak manajemen kampus dan distributor buku terkait dengan rencana untuk menjadikan acara Pena Fair ini menjadi agenda rutin tahunan dari HIMA Penerbitan.

Acara Pena Fair ini juga memiliki lagu tema berjudul “Asmaraloka” yang dinyanyikan oleh mahasiswa Penerbitan yaitu Valentine Hotmaida (semester 1) dan Dundi Ichsan Perlambang Utama (semester 5). Lagu tema ini sudah tersedia di kanal YouTube, Spotify dengan akun Pena Fais, dan Instagram music.


Teks: Syafaa Ainun Laita Lesmana
Editor: Anis Salamah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts