Follow

“Litter Crittes” Pameran Gratis Seniman Belanda yang Unik

Majalahketik.com (12/07/2023) – Erasmus Huis adalah perpustakaan dan bangunan yang berada di Jalan H.R Rasuna Said Kav. S-3 Jakarta Selatan dan menyediakan pameran di bawah Kedutaan Belanda sebagai wadah culture center hasil karya seni mancanegara. Salah satunya, mengadakan Art Exhibition dengan judul “Litter Crittes”.

Baca Juga : Intip Galeri Keramik F. Widayanto, Ada Pottery Class!

Mengenal Art Exhibition Litter Crittes

Art Exhibition Litter Crittes

Litter Crittes merupakan pameran daur ulang sampah yang unik dan membawa pengunjung ke dunia unik ahli biologi dan seniman Belanda, Arike Gill. Selama masa pandemi, ia menghabiskan banyak waktu untuk berjalan-jalan di Taman Kota Belanda, Cagar Alam, dan sepanjang Pantai. Bersama kedua anaknya dan pemandu lapangan, ia pergi mencari serangga. Mereka memang menemukan beberapa serangga, namun perhatian mereka teralihkan dengan banyaknya sampah yang mereka temui. Pada akhirnya Arike Gill dan kedua anaknya tidak mengumpulkan serangga kecil, melainkan mengumpulkan sampah-sampah yang mereka temui, seperti bungkus permen, kaleng kosong, masker wajah, dan cangkir kopi.

Arike Gill terinspirasi oleh banyaknya sampah tersebut dan mulai membuat katalog yang mendeskripsikan, mengidentifikasi, dan menggambar kekacauan ini. Semakin ia melihatnya, semakin mulai terlihat makhluk kecil di tempat sampah. Begitulah cara makhluk sampah lahir.

Exhibition Art yang dibuka gratis untuk umum sejak tanggal 8 Juli hingga 13 Agustus di Litter Crittes ini menyajikan berbagai lukisan hingga animasi makhluk hidup yang terinspirasi dari sampah. Sama halnya dengan tujuan Litter Crittes dipamerkan, yaitu ingin mengajak pengunjung untuk mendaur ulang sampah menjadi sesuatu karya yang menarik untuk dilihat. Maka dari itu, setiap pengunjung yang datang bisa membuat berbagai karya daur ulang sampah untuk dipamerkan pada pojok karya. Pengunjung pun kerap kali antusias dengan sampah daur ulang yang mereka buat, salah satunya pesawat, hewan, hingga robot.

Antusias Pengunjung

Marwah, salah satu pengunjung mengatakan kalau acara ini menarik untuk dikunjungi dan ternyata jauh di luar ekspektasinya. Ia tidak berharap lebih, namun ternyata semua ekspektasinya terpenuhi dan membuatnya sangat antusias terhadap karya yang disajikan. Marwah juga menyukai gambar hewan kecil bergerak yang didesain menggunakan sampah, karena mampu menggambarkan kreativitas.

“Suka, karena bisa memicu setiap orang untuk tidak selalu membuang sampahnya, namun bisa dijadikan barang lain”

ucap Fairuz, pengunjung yang juga memasuki Exhibition Art.

Pengunjung lainnya, yaitu Alden pun mengatakan, bahwa acara ini cocok untuk mahasiswa, karena diharapkan mampu mengasah kreativitas dalam membuat sebuah karya yang unik bagi setiap pengunjung yang hadir.

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, ajak teman, kerabat, serta keluarga kamu untuk datang ke Art Exhibition “Litter Crittes” ya, Sobat Ketik!

Teks: Febrinka Dea Widiasti
Editor: Anis Salamah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts