Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Mental.

Kesehatan mental adalah kondisi dimana seseorang memiliki kesejahteraan yang terlihat dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup dan normal di setiap situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya.

Baca juga : Metode Rukyat Hilal Dalam Menentukan 1 Syawal

Kesehatan mental yang baik memiliki kondisi batin yang berada dalam keadaan tentram, tenang dan positif, sehingga hal tersebut membuat seseorang untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar. Menurut Buku Pintar Agama Islam oleh Abu Aunillah Al-Baijury, puasa adalah menahan diri dari makan, minum, nafsu, dan lain sebagainya yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Puasa tidak hanya menahan rasa lapar dan haus, tetapi puasa juga menahan emosi dan amarah. Puasa tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik dan jasmani seseorang, namun juga memberi manfaat bagi kesehatan mental seseorang yang  . Kesabaran seseorang juga dilatih dalam menjalani ibadah puasa. Kesabaran ini akan memberi manfaat yang baik bagi kesehatan mental seseorang. Sobat ketik, ini dia manfaat puasa bagi kesehatan mental seseorang!

  1. Meningkatkan Rasa Bahagia

Dengan menjalani ibadah puasa, banyak ibadah lain yang dapat dilakukan sehingga membuat orang-orang melakukan banyak hal positif. Banyaknya   hal positif yang dilakukan maka akan membuat suasana hati menjadi lebih baik dan merasa lebih bahagia.

2. Menghindari kebiasaan buruk

Berpuasa membuat seseorang menahan diri untuk mengikuti hawa nafsu serta membuat orang menghindari dosa dan mendekati kegiatan yang menambah pahala. Seperti sebelumnya, saat berpuasa akan membuat seseorang banyak melakukan hal positif sehingga mengurangi kebiasaan buruk yang dilakukan.

3. Mengurangi Stress

Dosen Fakultas Psikologi UGM Bagus mengatakan, saat menjalankan puasa, jiwa dilatih untuk disiplin dan tekun sehingga hati merasakan tenang. Selain itu puasa juga bisa melatih diri untuk merespons semua hal dengan lebih tenang dengan begitu dapat menurunkan stres dalam diri.

4. Meningkatkan Kemampuan Memori

Dilansir dari Web MD, puasa selama bulan Ramadhan dapat melatih fungsi mental, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir.

Ketika seseorang melakukan puasa, otak mendapat akses aliran daeah yang lebih bersih sehingga pikiran yang dihasilkan akan lebih jernih dan memori akan menjadi lebih baik dan meningkat.

5. Mengurangi Risiko Depresi

Menurut penelitian, puasa dapat mengurangi depresi seseorang karena puasa dapat meningkatkan produksi protein pada otak yang bernama brain-derived neurotrophic factor  (BDNF). Kekurangan BDNF dapat menimbulkan berbagai macam penyakit mental. Dengan berpuasa BDNF akan meningkat sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit mental dan depresi.

6. Mengendalikan Emosi

Melalui puasa seseorang dilatih dan terlatih untuk menahan emosi. Karena puasa sendiri juga dituntut menahan amarah tidak hanya menahan rasa lapar dan haus.

Teks: Rifkah Kusmita Juniati

Editor: Fathin Hilmi Muyassar


Total
0
Shares
Related Posts