Mengusung Kue Ketan Hitam Talam Pandan, Mahasiswa Prodi Seni Kuliner Raih Prestasi

Majalahketik (03/11/2021) – Salah satu mahasiswa PoliMedia yaitu Muhammad Irgi Fathoni, prodi D3 Seni Kuliner berhasil meraih predikat juara pertama dalam lomba Inovasi Resep & Food Plating.  Lomba ini diselenggarakan oleh Kampus Sekolah Vokasi IPB pada Hari Sabtu, 23 Oktober 2021 melalui aplikasi zoom meeting. Prestasi tersebut diumumkan pada Hari Sabtu, 30 Oktober 2021. Akun Instagram @himnesda dari Himpunan Mahasiswa Seni Kuliner PoliMedia juga memberikan apresiasi kepada Irgi karena berhasil meraih prestasi.

Berawal dari keinginan pribadi, kepercayaan diri, serta pengalaman bekerja di salah satu hotel pada bagian pastry atau produk olahan manis, dan  pengalaman perlombaan sebelumnya yang kerap kali diikuti, Irgi mengikuti proses perlombaan dengan baik. Salah satu lomba yang sebelumnya diikuti oleh Irgi adalah lomba yang diadakan oleh Akademi Pariwisata Indonesia (AKPINDO) dan meraih juara pertama.

Beberapa kategori pada setiap penilaian lomba Inovasi Resep & Food Plating, terdapat pengumpulan resep pada tanggal 15-17 Oktober dan dinilai langsung oleh dua dewan juri. Kemudian, pada tanggal 23 Oktober memasak secara langsung dan mempresentasikannya melalui aplikasi zoom meeting dengan aspek penilaian pada komponen dan bahan masakan.

Baca Juga: https://majalahketik.com/mpm-polimedia-gelar-kegiatan-monitoring-evaluasi/

Dokumentasi: Irgi

Hasil masakan yang meraih prestasi dalam perlombaan tersebut diberi nama Kue Talam Ketan Hitam Pandan. Terdapat kendala pada dana untuk keperluan bahan masakan ini karena bahan yang digunakan adalah bahan dengan kualitas yang baik dan relatif diperjualbelikan dengan jumlah yang banyak. Menurut Irgi, hal tersebut bisa diatasi dengan mengajukan pada pihak jurusan. Akan ada penyelesaian dari masalah yang ada, termasuk mengikuti perlombaan dalam jaringan yang merupakan pengalaman baru bagi Irgi.

Namun, perlombaan dalam jaringan tidak menghalangi untuk Irgi tetap berinovasi. Menurut Irgi, memodifikasi produk yang sudah ada dengan gaya kekinian agar orang lain tertarik adalah proses melatih inovasi diri dan menjadikan peluang kemenangan ketika mengikuti lomba. Meski hanya dalam jaringan, terdapat keseruan yang ia dapatkan ketika mengikuti lomba secara daring.

“Di mana semua harus tertata rapi, nggak boleh ada jeleknya sedikit pun. Jadi, gimana caranya kita menyembunyikan kekurangan,” ujarnya.

Irgi menyampaikan pesannya kepada KETIK, mahasiswa harus memiliki kepercayaan diri serta keinginan untuk menjadi lebih baik. Tetap berusaha, fokus, mengasah potensi maupun kemampuan diri, dan jangan pernah takut gagal.

“Saya percaya, kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Karena saya lomba juga nggak selalu juara 1, hanya masuk ke 3 besar, 5 besar, 10 besar. Nah, dari kegagalan tersebut, dan kemampuan yang terus diasah, akhirnya bisa meraih apa yang kita inginkan,” imbuhnya.

Penulis : Anis Salamah & Muhammad Yazid

Editor: Early Meidiasa Pramesti

Dokumentasi : Irgi

Total
0
Shares
Related Posts