Selamat! Ini Ketiga Juara Pilmapres PoliMedia

(MajalahKetik.com 12/07/2021) Pemilihan Mahasiswa Berprestasi yang seringkali disebut Pilmapres merupakan sebuah ajang bagi mahasiswa jenjang diploma maupun sarjana yang diadakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan yang ada di bawah naungan Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang diadakan setiap tahun.

Tahun ini, PoliMedia kembali mengadakan Pilmapres tepatnya pada 5 – 18 Mei 2021 dengan bertemakan “Menyelesaikan masalah Pembangunan yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Revolusi Industri 4.0. Nantinya untuk Juara 1 ini akan mewakili PoliMedia untuk lanjut pada ajang Pilmapres Nasional 2021.

Untuk alur proses pendaftarannya yaitu calon pendaftar, mendaftar pada formulir google form dengan mencantumkan syarat dan ketentuan yang ada seperti sertifikat atau piagam prestasi dan  nantinya dari google form tersebut akan disaring kembali sejumlah tujuh orang untuk membuat ide inovasi serta nantinya ide tersebut akan dipresentasikan kepada panitia Pilmapres.

Dari serangkaian alur proses penyeleksian tersebut maka pada tanggal 3 Juni 2021, melalui instagram resminya @polimediakreatif mengumumkan ketiga juara Pilmapres yaitu:

Juara 1:  Elsha Julia Romantio Manalu (Program Studi Pengelolaaan Perhotelan)

Juara 2:  Beryl Destalia Restubumi (Program Studi Periklanan)

Juara 3:  Early Meidiasa Prameswari (Program Studi Penerbitan)

Ketik pun berhasil mewawancarai ketiga Juara tersebut seputar tentang Pilmapres Polimedia 2021.

1. Apa yang membuat kamu tertarik mengikuti Pilmapres PoliMedia ini?

Juara 1: “Awalnya dapet info dari kajur (kepala jurusan) sama info dari hima perhotelan terus liat dari persyaratannya ternyata kayaknya masih sanggup nih masih bisa gua ikutin jadinya disitu tertarik karena mulai dari beberapa persyaratan yang menurut gua, gua qualified bisa ikut.

Juara 2: “Aku tertarik mengikuti Pilmapres karena tema essay yang menurutku unik banget, yaitu seperti mencari solusi untuk sustainable development goals (SDGs) dan kemajuan revolusi industri di Indonesia, karena mayoritas masyarakat belum terlalu aware dengan keadaan tersebut jadi aku ingin sekali mereka juga mengetahui tentang hal-hal positif yang terkandung di dalamnya dan juga dapat menemukan solusi yang ampuh untuk beberapa faktor masalah yang ada di Indonesia.

Juara 3: “Awalnya biasa aja sih kayak ntar aja deh ikutan, gak begitu itu banget sih tapi tiba-tiba ada dorongan gitu support dari orang tua, dari temen, sama dari dosen itu berpengaruh banget sih terus kenapa lama-lama tertarik itu kayak wah kayaknya bisa dapet pengalaman menarik sih dari sini karena belajar dari public speaking, berpikir kritis dan banyak lagi deh dari ikutan pilmapres ini.”

2. Boleh ceritain sedikit gak tentang ide kreatif yang kamu usung pada Pilmapres ini?

Juara 1: “Nah kalau dari produk inovatif gua sendiri itu,  tentang gimana caranya ngajak anak muda atau milenial buat bisa manfaatin revolusi industri 4.0 supaya SDGs ini bisa berjalan. Jadi caranya kalo dari produk inovatif gua itu gua buat jadi part of Dinbstore itu tuh jualan skin ATM jadi revolusi industri 4.0 dimanfaatin dari pembuatan skin ATM ini yang bisa dilakukan sama anak milenial karena kan salah satu point dari SDGs itu kewirausahaan jadi gua ngajak anak milenial buat manfaatin 4.0 di bidang kewirausahaan supaya bisa ngembangin si SDGs.”

Nah skin atmnya itu nanti kita bisa bikin desainnya jadi ada desainnya nanti bisa dicek di Marketplace Shopee Dinbstore, desainnya bisa custom nah itu revolusi industri 4.0 bisa dimanfaatin printing, editing desain. Nanti skinnya itu sticker ditempel di kartu ATM, kartu Transjakarta, kartu kereta itu nanti ditempel di kartu si pembeli jadi bisa buat kartu apaapun dan itu modalnya murah banget buat ngeprint gitu doang kan tapi kualitas prinitngnya paling bagus, udah paling premium, bahannya glossy gitu jadi si pembeli juga puas megang si bahan  sticker skin atmnya itu. Jadi gimana caranya ngajak milenial buat manfaatin revolusi industri 4.0  di bidang kewirausahaan supaya bisa ngembangin SDGs ini.”

Juara 2: “Ide kreatif dari produk inovatif yang aku ajukan itu dibuat untuk mewujudkan beberapa tujuan SDGs yaitu, tujuan 3 pada SDGs yang menjamin kehidupan sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh penduduk semua usia, serta tujuan 6 pada SDGs yang menjamin ketersediaan dan pengelolaan air dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua serta untuk mencegah penyebaran masalah kesehatan yang disebabkan oleh kurangnya kesadaran akan kebersihan diri sendiri. Produknya sendiri yaitu berupa layanan publik Mobile Shower untuk para PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) contohnya anak jalanan, pengemis, tunawisma, dll. Terlepas dari tujuan utamanya, layanan ini juga menunjukkan kepada kita bahwa masih banyaknya masyarakat yang belum mendapatkan akses sanitasi yang layak.

Juara 3: “Kalo aku produk inovasinya itu aplikasi untuk mempermudah di e-toll kan dulunya konvensional pake uang cash gitu kan kalo sekarang kan kayak e-money, Link Aja dan kartu Flash gitu nah itu bikin pegawai tol konvensional kehilangan pekerjaan kan. Nah SDGs itu kan ada bidang yang ngomongin tentang pekerjaan layak jadi si pegawai tol ini harus mendapatkan pekerjaan yang layak untuk kesejahteraan mereka jadi bagaimana caranya biar mereka dapat pekerjaan. Oleh sebab itu maka aplikasi yang aku ajuin itu jadi pegawainya bisa kerja kembali entah itu di bidang developer atau ITnya gitu sih jadi mereka secara gak langsung bisa direkrut kembali oleh si jasamarga.

Baca Juga : Raih Gelar Doktor di Usia Muda, Dosen PoliMedia Dapat Penghargaan Rekor MURI

3. Ada gak pesan kamu atau tips-tips untuk calon pendaftar Pilmapres tahun depan?  

Juara 1: “Buat calon pendaftar Pilmapres tahun depan karena ada beberapa persayaratan mulai dari IP itu minimal 3,5 kalau gak salah itu gapapa kalian ikutin aja walaupun kalian merasa dari tahap pertama kayak ngerasa gamungkin bisa nih tapi kalian coba aja ikutin, kalian coba apply sertifikat kalian, apply konsep kalian karena aku yakin pasti banyak pertimbangan gak cuma dari IP tapi diliat juga dari konsep kalian seperti apa,  sertifikat yang dapatkan seperti apa kayak gitu jadi didaftar aja, dicoba dan diikutin karena itu pasti kalau udah jalannya kalian disitu pasti ada aja kemudahan-kemudahannya jadi jangan takut mencoba jangan anggep ini beban tapi anggep aja ini sebagai pengalaman.

Juara 2: “Untuk kalian yang ingin mencoba Pilmapres dan lomba-lomba lainnya, jangan takut untuk mencoba, mendaftar dan mengikutinya karena kesempatan tidak akan datang dua kali, asalkan semua dokumen yang dibutuhkan cukup untuk pemberkasan prestasi kalian selama berkuliah di Polimedia. Persiapkan ide inovatif yang sekiranya belum pernah terpikirkan oleh orang lain. Buatlah naskah dan presentasi yang jelas. Latihan sebelum presentasi dimulai untuk meminimalisir kesalahan seperti demam panggung karena hal tersebut akan mengurangi penilaian juri.”

Juara 3: “Optimis yang pertama terus jalanin aja kayak nothing to lose aja jadi maksimalkan tapi tetep percaya diri aja tapi biasa aja. Misalkan kalian udah daftar nih tapi jangan dipikirin banget, kalau misalkan lolos alhamdulilah, kalau gak lolos ya gapapa cuma nambah pengalaman aja. Pokoknya siapin pas kalian udah dapet kesempatan untuk presentasi ide inovasi itu, persiapkan banget mulai dari power point yang menarik, penyampaiannya yang tegas, jelas dan lugas itu penting banget sih soalnya itu kayak dinilai juga kayak cara kita menyampaikan informasi itu, bagaimana kita public speaking itu dinilai banget sama jurinya terus juga bahasa inggris ya little-little juga gapapa sih soalnya di Pilmapres ini juga dikit-dikit dikasih bahasa inggris juga kayak pertanyaan bahasa inggris.”

4. Pesan dan kesan kamu selama mendaftar jadi Pilmapres PoliMedia?

Juara 1: “Kesannya itu pengalaman pertama ikut di Pilmapres taun ini dan online jadi mengesankan banget karena pengalaman pertama dan Tuhan kasih jalan, Tuhan kasih kesempatan buat Polimedia, apapun hasilnya nanti aku bahkan kandidat lain yang menang di peringkat kedua atau tiga udah memberikan yang terbaik dan udah jadi pilihan terbaik dari juri jadi tinggal didoain aja semoga berjalan dengan lancar. Pesannya, semoga polimedia bisa melaksanakan berbagai acara- acara lagi, kompetisi lagi yang gak hanya dihadiri oleh internal saja tapi bisa politeknik-politeknik lain ikuti. Semoga polimedia bisa sukses terus kedepannya begitu juga sivitas akademiknya dan bisa memanage acara kedepannya dan pasti bisa lebih baik lagi.”

Juara 2: “Kesan selama mengikuti Pilmapres menurut aku itu menambah pengalaman baru, mengasah ide untuk berpikir kritis, kreatif dan out of the box dan juga membuka pandangan tentang kondisi sekitar yang sebelumnya pernah terpikirkan. Kalau pesan untuk Pilmapres semoga tahun-tahun berikutnya peminatnya semakin bertambah, informasi yang diberikan tentang pelaksanaan Pilmapres lebih lengkap dari sebelumnya dan juga mendapatkan apresiasi yang lebih baik juga karena banyak faktor yang membuat banyak mahasiswa di Polimedia tidak mau mengikuti Pilmapres mulai dari tidak percaya diri sampai penyebaran informasi yang tidak menyeluruh. Semoga dari Pilmapres ini kita juga bisa perlu belajar bahwa prestasi itu tidak hanya dilihat dari akademik saja, tetapi prestasi non-akademik seperti halnya berpikir kreatif adalah hal yang sangat perlu diperhatikan dalam tingkat pendidikan di Indonesia khususnya di PoliMedia.”

Juara 3: “Pesannya itu bagi kalian yang pengen ikutan nanti itu, persiapan aja sih mantepin aja di kalian apa ide inovasinya soalnya setau aku tiap tahun itu berbeda-beda, ide inovasi yang tahun ini tentang SDGs yang relevan sama revolusi industri 4.0 gak tau nanti tahun 2022  untuk karya inovasi ini apa. Jadi karya inovasi ini udah kalian rancang berbentuk narasi atau esai kalian bikin gimana cara kita buat mempertahankan hidup di bidang SDGs tapi relevan ke revolusi industri 4.0 Kesannya itu seru banget kayak mental sama pikiran kritis tuh bener-bener diuji, berpikir kreatif  dan public speaking juga dibutuhin dan bisa ditingkatkan lagi dari sini.”

Jurnalis: Maria Alexandra Fedho

Redaktur: Early Meidiasa Prameswari

Total
0
Shares
Related Posts
Read More

FKMPI PoliMedia Turut Hadir dalam Rapat Kerja Nasional II 2021

Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik se-Indonesia (FKMPI) melaksanakan Rapat Kerja Nasional Ke-2 Tahun 2021. Rapat Kerja Nasional yang kedua dilaksanakan di Politeknik Negeri Sriwijaya secara daring selama empat hari dari tanggal 7–10 Agustus 2021. Tujuan diadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) adalah untuk meningkatkan hubungan silaturahmi dan kerja sama antarmahasiswa Politeknik se-Indonesia, pemaparan program kerja FKMPI selama setahun ke depan serta pemaparan ide serta aspirasi untuk kemajuan FKMPI. Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum Badan Moordinasi Mahasiswa Politeknik se-Indonesia, Wahyu Kurnia Dewanto, mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Negeri Sriwijaya karena telah memfasilitasi panitia untuk menyukseskan Rakernas FKMPI tahun 2021 ini.…