Tanggapi Komentar Mahasiswa, Humas Polimedia Jelaskan Konsep Visual Konten Terbaru
Jakarta, majalahketik.com — Postingan terbaru di Instagram resmi Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) pada Senin, 4 Mei 2026 belakangan menjadi perhatian mahasiswa setelah muncul beberapa visual bergaya ilustrasi yang diduga menggunakan teknologi AI. Beragam tanggapan muncul di kolom komentar, terutama mahasiswa yang berasal dari bidang desain.
Sebagai kampus kreatif, Polimedia dikenal aktif membagikan informasi kampus serta berbagai pencapaian mahasiswa melalui media sosial resminya. Namun, perubahan gaya visual pada beberapa unggahan terbaru memunculkan diskusi oleh kalangan mahasiswa mengenai penggunaan teknologi AI dalam desain konten kampus.
Humas Polimedia, Freddy Yakob, menjelaskan bahwa konsep visual tersebut merupakan bagian dari arahan branding baru oleh Direkturyang mengusung gaya ilustrasi Sketchbook. Sebelumnya, tim humas telah menyiapkan desain dengan konsep visual yang biasa digunakan Polimedia.
“Sebenarnya kita sudah membuat desain seperti biasanya, tetapi ada arahan untuk menggunakan konsep yang tidak menampilkan wajah manusia secara langsung. Akhirnya dipilih gaya ilustrasi seperti itu,” jelas Freddy.
Ia juga menjelaskan bahwa visual tersebut dibuat menggunakan fitur desain di Canva bernama Style Match, yang dapat mengubah foto menjadi ilustrasi dengan gaya tertentu, salah satunya efek etching atau sketsa.
Mahasiswa Desain Grafis, Intan Nuraini, mengatakan bahwa mahasiswa desain mempelajari software seperti Adobe Ilustrator, Photoshop, dan mereka juga mempelajari filter gambar.
Pendapat serupa juga disampaikan Marsha, mahasiswa Teknologi Rekayasa Multimedia. Ia berharap kreativitas mahasiswa dari berbagai program studi dapat lebih dimanfaatkan dalam pengembangan branding media sosial kampus.
Marsha berharap agar kampus lebih menjangkau kembali mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi dan yang unggul. Ia juga berharap adanya keterbukaan kolaborasi antar Staff Humas dengan mahasiswa yang unggul agar menjadi branding dari mahasiswa itu sendiri.
“Kalau filter sama ilustrasi hasil tangan itu kan beda. Ilustrasi tangan itu punya ciri khas tersendiri dan setiap orang berbeda-beda. Harusnya itu juga akan menjadi kebanggaan tersendiri,” tambahnya.
Mahasiswa Polimedia berharap agar kedepannya Polimedia membuka kolaborasi dengan mahasiswanya, agar terlihat kreativitas dari mahasiswa. Hal ini juga akan membuka peluang kerja di dunia industri bagi mahasiswa.
Teks : Muhammad Zauhar
Editor : Hanum Ayu