SEMASA PNJ 2025: Ajang Belajar Menulis Opini Lewat Seminar dan Workshop
JAKARTA, majalahketik.com – Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) menggelar rangkaian kegiatan menulis opini yang berlangsung sejak 22 hingga 25 September 2025. Setelah tahap perlombaan selesai, penutupan rangkaian acara digelar pada Minggu, 28 September 2025, di Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor dalam bentuk seminar sekaligus pengumuman pemenang lomba.
Dalam kesempatan tersebut, PNJ menghadirkan Dyah Kusumawati sebagai narasumber utama yang membawakan materi bertajuk “Bersuara di Media: Mengemas Tulisan Opini yang Terstruktur dan Berkualitas.” Melalui seminar ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar mengenai penulisan opini, tetapi juga dapat menyaksikan secara langsung apresiasi bagi karya-karya terbaik melalui pengumuman pemenang lomba.
Ketua pelaksana SEMASA PNJ 2025, Azkal Azkia Nurrohmat, menjelaskan adanya perbedaan konsep pada tahun ini dibandingkan dengan penyelenggaraan sebelumnya.
“Kalau tahun 2022 kami mengadakan lomba fotografi, tahun 2024 lomba video, maka di tahun 2025 kami ingin mencoba sesuatu yang berbeda, yaitu lomba penulisan opini,” ungkap Azkal.
Lebih lanjut, Azkal menilai sesi seminar sebagai bagian yang paling berkesan dan penuh wawasan. “Di seminar, kita bisa belajar bagaimana menulis opini yang tidak asal-asalan. Tulisan harus terstruktur, berkualitas, dan tidak boleh sekadar clickbait. Karena sebagai mahasiswa, kita dituntut untuk kritis menyuarakan pendapat melalui tulisan,” jelasnya.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2019, SEMASA selalu menghadirkan tema berbeda setiap tahunnya. Jika pada 2019–2023 kegiatan dipusatkan di kampus PNJ dan pada 2024 diselenggarakan oleh tim khusus, maka pada 2025 acara berlangsung di Kota Bogor sebagai salah satu venue pilihan. Lomba penulisan opini tahun ini berhasil menarik sekitar 80 peserta, mulai dari mahasiswa, pelajar SMA, hingga masyarakat umum. Dari jumlah tersebut, empat karya terbaik terpilih dan mendapat penilaian langsung dari Dyah selaku juri.
Dalam seminar tersebut, narasumber menyampaikan materi tentang cara mengemas tulisan opini agar terstruktur, jelas, dan menarik untuk dibaca. Peserta diajak memahami langkah-langkah penting dalam menulis opini, mulai dari menentukan isu, menyusun argumen, hingga memilih judul yang tepat. Tidak hanya berupa pemaparan, seminar juga dilengkapi dengan sesi lokakarya.
Pada sesi ini, peserta diberi kesempatan untuk berlatih langsung menulis opini singkat berdasarkan isu aktual, lalu mendapatkan masukan dari narasumber. Menariknya, hasil tulisan peserta dari sesi workshop tersebut langsung dinilai oleh Bu Diah. Melalui penilaian ini, peserta memperoleh umpan balik mengenai kelebihan dan kekurangan tulisannya, sehingga mereka dapat memahami aspek yang perlu diperbaiki untuk menghasilkan opini yang lebih berkualitas.
Menurut Azkal, SEMASA harus terus berinovasi dengan tema-tema yang relevan dengan perkembangan zaman, sehingga setiap peserta dapat memperoleh pengalaman baru yang bermanfaat.
“Harapannya, SEMASA bisa semakin besar, menjangkau lebih banyak peserta, dan memberikan dampak nyata, terutama dalam membentuk mahasiswa yang kritis, peka terhadap isu, dan berani menyuarakan pendapatnya lewat tulisan,” ungkap Azkal.
Penutupan SEMASA PNJ 2025 menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang penuh ilmu dan pengalaman baru. Melalui lomba menulis opini dan seminar bersama narasumber berpengalaman, acara ini menjadi wadah belajar sekaligus ajang bagi peserta untuk berani menyampaikan pendapat lewat tulisan. PNJ berharap SEMASA dapat terus diselenggarakan dengan ide-ide segar dan bermanfaat, sehingga semakin banyak anak muda yang termotivasi untuk menulis, kritis terhadap isu, dan berani menyuarakan pikirannya.
Teks: Andien Tri Aprilia
Editor: Intan Safitri