Listen

Ramah Disleksia

A

A

Nama Medpart

Kenali Quarter Life Crisis dan Alasan  Banyak Mahasiswa yang Mengalaminya

JAKARTA, majalahketik.com – Quarter life crisis adalah krisis emosional yang umumnya dialami pada saat menginjak umur 19 hingga awal 30-an. Fase ini muncul ketika seseorang berada dalam masa transisi menuju kedewasaan. Gejalanya meliputi perasaan tertinggal, kecemasan terhadap masa depan, dan kebingungan dalam menghadapi berbagai pilihan hidup.

Mengalami quarter life crisis adalah hal yang wajar. Fase ini merupakan bagian dari proses eksplorasi diri, di mana seseorang dituntut untuk menemukan kembali arah hidup dan mencari kebahagiaan dalam hidup.

Bagi mahasiswa, quarter life crisis sering kali datang tanpa disadari. Biasanya hadir di tengah kesibukan kuliah yang tak pernah usai. Tugas menumpuk, nilai yang tidak stabil, dan tekanan untuk lulus tepat waktu menjadi beban tersendiri. Namun, lebih dari itu, krisis ini muncul saat mereka mulai mempertanyakan arah hidupnya “Apakah jurusan ini benar-benar pilihan saya?” “Apakah saya akan sukses di masa depan?” Pertanyaan-pertanyaan ini sering membayangi terutama di malam-malam sepi setelah hari yang melelahkan. 

Langkah Mengelola Quarter Life Crisis secara Positif

Agar hidup bisa kembali berjalan normal dan terarah, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengelola fase ini secara berkembang:

1. Kenali Akar Permasalahannya

Langkah pertama yang penting dilakukan adalah mengenali penyebab utama dari perasaan gelisah yang muncul. Dengan memahami sumbernya, kamu bisa mulai menyusun langkah selanjutnya untuk menghadapinya. 

2. Temukan Kembali Passion-mu

Passion bisa datang dari hal-hal kecil seperti menulis, mendesain, memasak, dan berolahraga. Saat kamu terhubung kembali dengan hal yang disukai, semangat itu akan perlahan muncul kembali.

3. Hargai Proses, Bukan Hanya Hasil

Penting untuk mengingat bahwa proses membentuk karakter. Tak apa gagal, mencoba lagi, atau merasa ragu di tengah jalan itu bagian dari perjalanan. Jangan terlalu keras pada diri sendiri hanya karena belum mencapai apa yang sudah dicapai orang lain.

4. Kenali Diri Sendiri Lebih Dalam

Dengan mengenal siapa dirimu dan apa yang kamu butuhkan, kamu akan lebih mudah membuat keputusan dan menentukan arah hidup yang ingin diambil.

Quarter life crisis bukan akhir dari segalanya justru bisa menjadi awal dari perjalanan mengenal diri. Sebagai mahasiswa, penting untuk menyadari bahwa kamu tidak sendiri. Fase ini memang berat tapi bisa dilalui dengan langkah-langkah kecil.

Teks: Andien T Aprillia

Redaktur: Fhadel Izza Mahendra

1 comment
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts