Listen

Ramah Disleksia

A

A

Nama Medpart

Dialog Pertemuan Presiden Prabowo dengan 7 Jurnalis Senior: Bahas Sejumlah Isu Sensitif

Foto: Antaranews.com
Foto: Antaranews.com

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan pimpinan redaksi dari tujuh Jurnalis dari tujuh media yang berbeda, di kediamannya Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada Senin 7 April 2025. dipertemuan tersebut terdapat 6 jurnalis yang merupakan pemimpin redaksi dari tujuh media berbeda, dalam dialog pertemuan yang berlangsung selama 3 jam dan ditayangkan secara serentak di media nasional. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu sensitif, seperti, aksi demonstrasi, teror terhadap jurnalis, sampai aksi kekerasan yang dilontarkan aparat kepolisian.

Dalam wawancara yang disiarkan secara langsung melalui akun youtube Narasi Newsroom, Presiden menegaskan bahwa kebebasan berpendapat dijamin oleh konstitusi Indonesia. Ia menyampaikan bahwa aksi demonstrasi merupakan bagian dari demokrasi yang sah, namun apabila terdapat tindakan kekerasan oleh aparat, maka hal tersebut harus diselidiki dan diproses secara hukum.

“Orang berdemo itu terjamin undang-undang dasar. Hak berkumpul, berserikat dan lain sebagainya. Kalau ada abusive, kita harus investigasi dan kita harus proses secara hukum,” ucap Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga mengajak masyarakat untuk bersikap objektif dalam menilai aksi demonstrasi. Menurutnya, masyarakat perlu dapat membedakan antara aksi murni menyampaikan aspirasi masyarakat dan demonstrasi yang diduga di biayai oleh kekuatan asing.

“Apakah demo-demo itu murni, atau ada yang bayar, harus objektif,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga mengimbau masyarakat, khususnya para demonstran, untuk tetap menjaga ketertiban dan melakukan aksi secara damai tanpa menimbulkan kerusuhan ataupun kerusakan. Ia menekankan pentingnya menghormati petugas keamanan yang sedang menjalankan tugas di lapangan.

Presiden tetap menghormati hak untuk berdemo, tetapi asal demonya berjalan dengan damai tidak menimbulkan kerusuhan. Ia juga mengatakan jika aksi seperti bakar ban itu bukan demo damai, melainkan memicu kerusuhan, ia juga menambahkan bahwa dirinya pernah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari para pengunjuk rasa selama menjadi anggota petugas keamanan.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung potensi adanya campur tangan pihak asing dalam memecah belah masyarakat melalui aksi-aksi demonstrasi yang provokatif. Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh upaya adu domba yang mungkin dilakukan oleh kekuatan-kekuatan asing.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan harapannya agar komunikasi antara pemerintah dan media dapat terjalin lebih baik, sehingga informasi dapat tersampaikan secara utuh dan jelas kepada masyarakat, guna menghindari kesalahpahaman serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kebijakan pemerintah.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan dalam wawancara hari ini, semoga jawaban dan penjelasan yang saya berikan dapat diterima dan menjadi informasi yang utuh dan jelas bagi masyarakat semua,” Ucapnya

Refrensi:

Kompas.com (2025) “Prabowo terima 6 pemred di hambalang diwawancarai banyak isu sampai 3 jam” diakses pada 8 April 2025 dari https://nasional.kompas.com/read/2025/04/06/18395481/prabowo-terima-6-pemred-di-hambalang-diwawancarai-banyak-isu-sampai-3-jam

Narasi Newsroom (2025) “Presiden Prabowo menjawab” diakses pada 8 April 2025 dari https://youtu.be/gP0YCMCJnjA?si=dfwRNwR2HGJOSyq0

Tempo.co (2025) “Prabowo Tanggapi Maraknya Unjuk Rasa: Itu Murni atau Ada yang Bayar?” diakses pada 8 April 2025 dari https://www.tempo.co/politik/prabowo-tanggapi-maraknya-unjuk-rasa-itu-murni-atau-ada-yang-bayar–1228552

Penulis: Gastra Putra Ahtayasya

Editor: Okky Tri Nugroho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts