JAKARTA, majalahketik.com – Mahasiswa Periklanan Politeknik Negeri Media Kreatif menggelar acara Ikram (Iklan Ramadhan) sebagai bentuk berbagi di bulan ramadhan, yang dilaksanakan di Yayasan Pondok Yatim dan Dhuafa Khairul Insan Depok. Kegiatan ini mencakup aksi berbagi santunan dengan anak yatim dan dhuafa juga berbagi dengan masyarakat sekitar. Acara ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa khususnya mahasiswa program studi periklanan Polimedia untuk lebih berpartisipasi dalam berbagi dan menebar manfaat di bulan penuh berkah.
Acara ini diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, dan sambutan oleh ketua pelaksana kemudian diikuti dengan kegiatan edukatif bersama dengan adik-adik dari yayasan pondok yatim dan dhuafa khairul insan. Dengan adanya kegiatan edukatif ini, diharapkan adik-adik panti dapat merasakan hangatnya kebersamaan bersama dengan mahasiswa periklanan. Neepa Arumdapta Pramesti selaku ketua pelaksana Ikram menjelaskan, bahwa diadakannya acara ini agar mahasiswa periklanan lebih aware terhadap sekeliling yang lebih membutuhkan, tidak hanya mahasiswa periklanan saja diharapkan semua mahasiswa lebih aware terhadap orang-orang yang lebih membutuhkan.
“Tidak Cuma mahasiswa periklanan saja, diharapkan semua mahasiswa lebih aware dengan orang-orang yang lebih membutuhkan disekitar kita.” Tegasnya.
Selain berbagi dengan anak-anak yatim dan dhuafa di panti, Ikram juga melakukan aksi sosial dengan berbagi di jalanan dengan masyarakat sekitar yaitu di Kelapa dua dan Beji, Depok. Diharapkan masyarakat sekitar yang lebih membutuhkan, juga dapat merasakan manfaatnya.
“kita tidak Cuma santunan saja, ada juga berbagi di jalanan, ada dua spot yaitu di kelapa dua dan di beji depok.”
Jelas Neepa. Acara ikram ini merupakan program kerja besar dari Himpunan Mahasiswa Prodi Periklanan Polimedia, panitia ikram sendiri merupakan mahasiswa periklanan yang saat ini berada di semester dua. Persiapan untuk acara iklan ramadhan ini dilangsungkan selama satu bulan, sehingga acara nya berlangsung dengan baik. “untuk persiapan acaranya kita ada rapat-rapat, persiapannya juga berlangsung selama satu bulan.” Jelas Neepa.
Ketua Yayasan pondok yatim dan dhuafa Khairul Insan, Ahmad Riyaldi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa atas bantuan yang diterima. “Allhamdulillah kita mendapat bantuan berupa sembako, nasi box dan juga santunan berupa uang tunai oleh mahasiswa Polimedia, semoga dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua.” Ucap Aldi. Aldi juga menegaskan bahwa acara ini sudah sering dilaksanakan oleh mahasiswa periklanan polimedia, ia merasa terbantu dengan diadakannya acara ini “sebelumnya mahasiswa polimedia juga pernah menggelar acara ini, pada saat itu saya masih menjadi karyawan di panti ini, sekarang alhamdulillah bisa bersilaturahmi kembali dengan teman-teman mahasiswa polimedia.” Tegasnya.
Aldi juga menerangkan bahwa acara ini sangat membantu anak-anak di panti asuhan di waktu luang mereka pada bulan ramadhan ini, sehingga mereka merasa terhibur dan juga mendapat banyak manfaat dengan diadakannya ikram ini. “ini sangat membantu anak-anak untuk mengisi wakun kosongnya dengan kegiatan positif, terutama di bulan ramadhan ini.” Jelas Aldi. Aldi juga memberikan kesan pesan dan harapan terhadap mahasiswa polimedia.
“harapan saya tetap semangat, tetap menebar kebaikan bagi orang lain, karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain semoga ini bisa menjadi refleksi bagi banyak orang untuk memberikan manfaat terutama kepada anak-anak yatim yang nasibnya kurang beruntung daripada kita.”
Tegas Aldi.
Melalui acara ikram ini diharapkan tidak hanya mahasiswa periklanan saja, tetapi juga seluruh mahasiswa juga dapat menebarkan kebaikan dengan orang-orang yang memang lebih membutuhkan. Kedepannya kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Dengan semangat dan inovasi mahasiswa periklanan berkomitmen untuk menjadikan ikram sebagai wadah kreativitas dan ladang amal yang membawa berkah bagi semua.
Reporter: Hanum Ayu Lestari
Editor: Intan Safitri