LPM Majalah KETIK Meriahkan Hari Anak Nasional Bersama Komunitas Jendela Jakarta
JAKARTA, majalahketik.com – Minggu, 20 Juli 2025, Majalah Ketik menggandeng komunitas Jendela Jakarta menggelar perayaan Hari Anak Nasional di Perpustakaan Manggarai, Jakarta Selatan. Mengusung tema “Menceritakan Liburanmu,” kegiatan ini mengajak anak-anak untuk berbagi kisah seru selama masa liburan. Acara ini dihadiri oleh relawan eksternal yang turut bergabung untuk bermain dan belajar bersama anak-anak. Ragam kegiatan mencakup pendampingan membaca, latihan mengeja huruf abjad, permainan edukatif, serta berbagai aktivitas menarik lainnya yang bertujuan untuk menumbuhkan minat baca dan semangat belajar anak-anak.
Berawal dari sebuah perpustakaan sederhana, komunitas Jendela Jakarta hadir untuk menumbuhkan minat baca anak-anak. Melalui buku, mereka membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai jalan menggapai cita-cita. Dukungan berupa donasi dari masyarakat yang peduli menjadi sumber utama dalam menjalankan kegiatan mereka.
Baca juga: Living Diversity: Menciptakan Tim yang Kuat, Kompak, dan Kreatif
Menurut Ahmad Baihaqi, pengurus perpustakaan Komunitas Jendela Jakarta, kolaborasi merupakan kunci dalam memperkuat dampak gerakan pendidikan. “Penting banget untuk berkolaborasi dengan semua pihak yang memiliki visi dan misi yang sama dalam memajukan pendidikan di Indonesia,” ujar Ahmad.
Ia menjelaskan bahwa sejauh ini, Jendela Jakarta aktif bekerja sama dengan berbagai komunitas di luar kegiatan rutinnya. Bentuk kolaborasi tersebut dikemas dalam beragam kegiatan, mulai dari penggalangan donasi, permainan edukatif untuk anak-anak, hingga menghadirkan tokoh inspiratif yang dapat membuka wawasan mereka.
Pihak eksternal memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Jendela Jakarta. Mereka mengaku senang bisa terlibat dan menyampaikan bahwa pengalaman seperti ini menjadi sesuatu yang baru dan berkesan. “Ternyata banyak dari teman-teman yang belum pernah merasakan langsung kegiatan sosial seperti ini,” ungkap salah satu perwakilan pihak eksternal.
Kegiatan ini tidak hanya membuka wawasan, tetapi juga menjadi momen berharga bagi para peserta. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, para peserta diajak untuk lebih bersyukur atas hal-hal sederhana dalam hidup. “Bagaimana kita bisa benar-benar bersyukur kalau belum pernah terjun langsung dan melihat kenyataan di sekitar kita?” ujar Ahmad Baihaqi.
Sebagai komunitas yang terus berkembang, Jendela Jakarta berkomitmen menjaga kualitas kegiatan dan kenyamanan relawan. Evaluasi rutin, sesi berbagi pengalaman, dan semangat untuk terus belajar menjadi bagian penting dalam setiap langkah mereka. Melalui cara inilah, Jendela Jakarta berusaha terus berkembang tidak hanya sebagai ruang belajar bagi anak-anak, tetapi juga sebagai rumah tumbuh bagi para relawan yang terlibat.
Teks: Andien T Aprillia
Redaktur: Intan Safitri