Listen

Ramah Disleksia

A

A

Nama Medpart

Lima Mahasiswa Polimedia Siap Wakili Kampus di PIMNAS 2025

Sumber : Alqorri Alalia Suharja

Jakarta, majalahketik.com – Lima mahasiswa Program Studi Pengelolaan Perhotelan Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) berhasil lolos seleksi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) melalui jalur Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH). Mereka akan mewakili kampus pada  23 sampai 28 November 2025 di Universitas Hasanuddin, Makassar, untuk memaparkan hasil penelitian dan memberikan jawaban atas permasalahan fenomena sosial dan perilaku manusia yang dapat ditemui dalam kehidupan bermasyarakat.

 
Tim PIMNAS PKM-RSH perwakilan Politeknik Negeri Media Kreatif ini terdiri atas lima mahasiswa, yakni Alqorri Alalia Suharja sebagai ketua tim, serta Pasha Qamila Idris, Kartika Alifia Julie, Nayla Syakira Balqis, dan Marthika Nour Chofifah sebagai anggota. Tim ini dibimbing langsung oleh dosen pendamping Lu’luwatin Rosdiana Aprilia.


Dengan karya ilmiah inovatif mereka yang berjudul “Menyulam Tradisi dalam Layanan melalui Eksplorasi Nilai-Nilai Betawi sebagai Ruh SOP Hospitality Ramah Budaya di Jakarta”, penelitian ini merupakan upaya pelestarian nilai-nilai budaya Betawi sekaligus inovasi pelayanan berbasis budaya yang relevan dalam membangun citra Jakarta sebagai destinasi urban yang tetap berakar pada kearifan lokal. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mendorong penerapan unsur budaya Betawi di hotel bintang empat dan lima, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.

“Isu ini penting, karena saat ini banyak sekali pergeseran nilai budaya Betawi, Jakarta semakin terpengaruh kebudayaan barat. Kami tidak ingin Jakarta kehilangan identitasnya,” ucap Alqorri

Dalam pelaksanaan risetnya, tim PKM-RSH Polimedia mengumpulkan data melalui berbagai metode seperti wawancara, observasi, forum group discussion (FGD), serta studi literatur untuk memperkuat hasil penelitian. Objek penelitian yang dikunjungi meliputi Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sebagai pusat pelestarian budaya Betawi, Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk yang merepresentasikan hotel bisnis, dan The Tavia Heritage Hotel yang dikenal dengan penerapan nuansa budaya Betawi dalam operasionalnya. Selain melakukan diskusi mendalam bersama tokoh budaya Betawi dan pihak manajemen hotel, tim juga memperkaya data melalui kajian literatur dari berbagai sumber daring yang relevan.


Tantangan utama yang dihadapi tim adalah mengatur waktu dan menjaga konsistensi di tengah padatnya jadwal perkuliahan serta kegiatan magang industri. Selain itu, proses membimbing mahasiswa agar mampu berpikir ilmiah sekaligus kreatif dalam mengangkat budaya lokal menjadi SOP yang aplikatif dan profesional memerlukan pendampingan berkelanjutan.


Dosen pembimbing tim PKM-RSH, Lu’luwatin Rosdiana Aprilia, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas capaian mahasiswanya yang berhasil lolos ke ajang PIMNAS. Ia menilai, keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengolah isu budaya menjadi karya ilmiah yang inovatif dan berdampak nyata. Menurutnya, pencapaian tersebut juga menjadi bukti nyata sinergi antara dosen, mahasiswa, dan mitra industri dalam menghasilkan riset terapan yang bernilai tinggi. Tim PKM-RSH sendiri memulai riset sebelum penyusunan proposal, kemudian setelah dinyatakan lolos pendanaan pada bulan Juli, mereka mulai melakukan pengumpulan data lapangan hingga seluruh proses penelitian rampung pada awal Oktober.

“Perasaannya campur aduk, kami selalu kilas balik seluruh perjalanan sampai di titik ini. Kalau untuk persiapan kami selalu memberikan yang terbaik. Mohon doa restunya juga.” ucap Alqorri

Teks: Gastra Putra Ahtayasya

Editor: Syafaa Ainun Laita Lesmana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts