Follow

Musicverse x Orca Waves: Melompat Lebih Tinggi Bersama Perunggu dan Biru Baru

Selasa (30/04/2024) Musicverse bersama Orca Waves PoliMedia berhasil menggelar gigs di Gara-Gara Canteen Bar, Kemang, Jakarta Selatan. Konser itu dihadiri beragam band indie mulai dari Pink Pitch, Biru Baru, hingga Perunggu. Acara ini adalah salah satu dari serangkaian Campus Community Program edisi ke-26 yang digagas oleh Musicverse. Lebih dari 200 orang antusias hadir bergembira ria dengan alunan dari Perunggu dan musisi lainnya.

“Jadi awalnya Musicverse mengajak kampus-kampus untuk kolaborasi, dan kita (Orca Waves) dengan membawa nama PoliMedia mencoba untuk mengajukan dan ternyata bisa diterima,”

ungkap Takashinama Katara Nugraha, salah satu mahasiswa fotografi PoliMedia yang bertugas sebagai penanggung jawab acara.

Ia juga sangat senang bisa bekerja sama dengan Musicverse karena bisa mendapatkan pandangan dan pengalaman baru yang bisa dipelajari. Bahkan, tiket acaranya sendiri hanya butuh waktu 3-4 hari untuk bisa ludes terjual.

Acara dimulai pada pukul 19.30 dengan penampilan pembuka dari Pink Pitch. Band yang mengusung genre dream pop ini sukses membawakan lagu-lagu mereka yang penuh warna, seperti Stranger September, Bliss, dan single terbaru mereka, Heart’s Art. Chairani Atichah selaku vokalis Pink Pitch juga menceritakan latar belakang dari lagu-lagu yang mereka bawakan, seperti Heart’s Art yang bercerita tentang sepasang kekasih yang cintanya sedang bermekaran.

Setelah Pink Pitch berhasil mewarnai perasaan pengunjung, kini giliran penampilan kedua oleh Biru Baru yang siap menggetarkan panggung. Seperti namanya, Biru Baru membawa nuansa segar seperti birunya lautan di tengah sesaknya pengunjung. Bahkan saking meriahnya, beberapa pengunjung sampai menggendong rekannya dan mengibarkan bendera berlogo Biru Baru. Baangka, Benderang, adalah salah satu dari lagu-lagu yang dilantunkan oleh Biru Baru, tidak lupa pula Biru Baru mengajak pengunjung untuk Menari dengan Bebas.

Setelah emosi tercampur adukan oleh Biru Baru, Perunggu langsung mengentakkan penonton untuk melompat lebih tinggi kembali. Alunan distorsi mengudara bersamaan dengan entakkan kaki pengunjung. Lagu-lagu hits mereka seperti Biang Lara, 33x, dan Pastikan Riuh Akhiri Malammu berhasil membius pengunjung untuk larut di dalam musiknya.

Ada yang berbeda dari penampilan Perunggu pada malam ini, salah satu lagu mereka bertajuk Jenuh Kan Kutelan mereka bawakan kembali setelah sekian lama lagu itu tidak dibawakan di Jakarta.

“Persiapan untuk malam ini adalah kerja, kerja, kerja, dan berdoa, karena kita (setelah) pulang kantor langsung ke sini,” Ucap Dennis Ferdinand, salah satu gitaris Perunggu mengungkapkan persiapannya untuk gigs malam ini.

Dennis juga mengungkapkan bahwa album baru Perunggu kemungkinan akan rilis pada 2025. “Album baru kayanya (rilis) 2025 paling cepat, karena kita seniman jadi kita tidak tunduk pada siapapun,” tutup Dennis mengakhiri wawancara.

Penulis: Sabda Maulana

Editor: Hudiyatus Shidqon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts