Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Pancasila kembali menggelar Ajang Karya Seni Tari dan Suara (AKSARA) 2025, dengan UKM Seruni sebagai penyelenggara utama. sebuah acara tahunan yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas dan menampilkan karya seni terbaik mereka. Tahun ini, AKSARA mengusung tema Halloween, yang dipilih menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan di bulan Oktober.
Ketua pelaksana AKSARA 2025, Priscillia Jessica, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan memberikan ruang bagi seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) untuk berkreasi dan menunjukkan bakat mereka di bidang seni.
“Tujuan utama diselenggarakannya AKSARA 2025 adalah memberi tempat bagi UKM Universitas Pancasila untuk berkreasi dan menampilkan bakat mereka.” ujar Priscillia.
onsep tahun ini dibuat lebih menarik dan interaktif dibandingkan tahun sebelumnya. AKSARA sendiri baru berjalan selama dua tahun terakhir, namun mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan mahasiswa. Priscillia menambahkan, dukungan penuh juga datang dari pihak fakultas, mulai dari pembiayaan, penyediaan tempat, hingga proses perizinan acara.
Dalam proses persiapannya, panitia menghadapi tantangan menjaga kekompakan tim. “Tantangan terbesar kami adalah menjaga solidaritas panitia agar tetap solid hingga acara selesai,” ungkapnya.
Meski begitu, panitia berhasil mengatasinya dengan semangat kebersamaan. Untuk menarik minat pengunjung, promosi dilakukan melalui media sosial dengan strategi konten yang konsisten dan menarik.
Sebagai penyelenggara utama, UKM Seruni FIKOM KMUP berperan besar dalam kesuksesan acara ini. UKM Seruni tidak hanya menyediakan tempat pelaksanaan, tetapi juga menampilkan berbagai pertunjukan dari divisi musik dan tari. Kolaborasi divisi membuat suasana acara menjadi lebih semarak dan variatif.
Sementara itu, antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak awal acara. Salah satu pengunjung, Faisal Wicaksono, mengatakan bahwa dirinya tertarik hadir kembali setelah mengikuti AKSARA tahun sebelumnya. “
Pertama kali hadir di AKSARA itu tahun 2024 sebagai penampil juga dari UKM. Tahun ini datang lagi karena acaranya seru dan vibes-nya asik banget. Orang-orangnya juga sangat antusias,” ujar Faisal.
Ia juga mengapresiasi variasi karya seni yang ditampilkan. Menurutnya, AKSARA 2025 memiliki keunikan tersendiri dibandingkan event seni lain di kampus. Faisal berharap agar acara ini terus dikembangkan setiap tahun.
“Semoga AKSARA sukses terus dan semakin berkembang ke depannya,” tambahnya.
Menutup penyelenggaraan AKSARA 2025, Priscillia menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat semakin dikenal luas. “Semoga AKSARA 2025 SERUNI ini bisa dikenal banyak orang, baik dari universitas lain maupun masyarakat umum,” pungkasnya.
Melalui semangat kolaborasi dan kreativitas mahasiswa, AKSARA 2025 berhasil menjadi ajang yang mempererat hubungan antar UKM sekaligus menunjukkan bahwa seni dapat menjadi sarana ekspresi sekaligus pemersatu di lingkungan kampus.
Reporter: Falza Azahra
Redaktur: Desi Sintawati