Listen

Ramah Disleksia

A

A

Nama Medpart

Mengenal Brand Activation Bagi Generasi Muda Lewat Brand Xperience

Foto: brandnetwork.id

Jakarta,majalahketik.com – Semangat dan ide kreatif anak muda kembali mendapat ruang lewat ajang Brand Xperience 2025. Kegiatan yang digelar oleh Brand Network ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar langsung mengenai dunia branding,marketing,serta brand activation melalui pengalaman interaktif yang seru dan inspiratif. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu, 2 November 2025  ini, diawali dengan pembukaan Mc, pengenalan Brand Network, materi Brand Activation yang dibawakan oleh Chanel Development Fast Moving Consumer Goods (FCMG), Lulu Salsabila, beserta studi kasus masing-masing kelompok peserta tentang Brand Activation. Acara ini bekerja sama dengan Paragon Corporation dan bertempat di PT Paragon Innovation Technology Ulujami, Jakarta Selatan. 

Founder Brand Network, Sakinah, akrab disapa Nina, menjelaskan, bahwa Brand Xperience merupakan salah satu proyek utama dari Brand Network yang dirancang sebagai wadah anak muda untuk belajar dunia brand activation secara langsung dan praktikal. Ia menuturkan, melalui kegiatan ini peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melakukan studi kasus.

“jadi tidak hanya teori, tapi peserta bisa merasakan langsung lewat case study, networking, sampai presentasi bareng.” Tutur Nina.

Nina juga menjelaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan Lulu Salsabila, seorang Chanel Development Expertise di industri FCMG yang berpengalaman dalam bidang marketing dan brand activation. Lebih lanjut, Nina menjelaskan, brand activation merupakan strategi marketing yang memberi pengalaman berkesan bagi konsumen.

“kalau Cuma hard selling, orang bisa lupa. Tapi kalau dikasih pengalaman yang berkesan baik itu event,booth,campaign, itu yang bikin diingat.” jelasnya.

Peserta yang hadir akan dibagi perkelompok dengan latar belakang yang berbeda-beda untuk dapat mengerjakan studi kasus yang diberikan,

“study case-nya kita akan breakdown produk dari paragon corp, dan akan di review brand activation-nya.” ucap Nina.

Selain mengadakan studi kasus, Nina juga mengadakan survei bagi para peserta mengenai pemahaman mereka tentang brand activation. Survei dilakukan selama dua kali, yaitu sebelum dan sesudah kegiatan.

“surveinya itu waktu sebelum ada yang ngisi dua dari lima tentang pemahaman brand activation, tapi saya senang, jadi nanti harapannya setelah workshop ini mulai paham.” tegasnya.

Menurut Nina, anak muda memiliki kreativitas yang tinggi di dalam dunia marketing, anak muda dapat belajar melalui Brand Xperience untuk pembelajaran lebih lanjut.

“kalau temen-temen tertarik sama dunia brand activation atau marketing bisa belajar di brand xperience nanti kita kan ajarin disini.” ucap Nina.

Nina juga menemukan data bahwa tingkat kepuasaan konsumen di masa depan di bidang praktikal dan pengalaman lebih tinggi.

Nina juga berharap dapat mengembangkan Brand Network untuk lebih besar kedepannya, Nina berharap dapat mengadakan workshop tidak hanya dengan FCMG tetapi juga dengan industry lainnya.

“mungkin kedepannya bisa industri retail, konsulting, jadi belajar brand activation-nya bisa lebih komperhensif.” ucap Nina.

Salah satu peserta, Fikri, memberikan kesan pesan bagi workshop Brand Xperience kali ini, menurut Fikri workshop ini sangat seru dan bermanfaat,

“selamat buat Nina dan team, pesannya mungkin tambah networking, karena seru kenalan sama teman -teman baru.” ucap Fikri.

Pengalaman Sebagai Strategi Branding

Pembicara Brand Xperience, Lulu Salsabila, menjelaskan bahwa anak muda perlu lebih mengenal ruang-ruang kreatif seperti brightspot market yang menjadi wadah bagi brand local untuk memperkenalkan identitas mereka lewat pengalaman unik. Lulu menilai, platform semacam ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memahami bagaimana kreativitas dan pemasaran bisa berpadu lewat aktivitas yang menyenangkan.

“brightspot ini platform yang dipakai berbagai brand untuk mengenalkan brand mereka, banyak yang bikin booth dan campaign menarik supaya orang bisa tau karakter brand itu.” jelas Lulu.

Lulu menambahkan, Brightspot dikenal sebagai creative market yang dikurasi dengan menghadirkan brand-brand yang memiliki dampak nyata di pasar. Menurutnya, acara seperti ini penting bagi anak muda untuk melihat langsung bagaimana konsep brand activation diterapkan di dunia nyata. Lulu memberikan contoh booth brand Sepatu New Balance yang membuat booth dengan konsep angkringan, lengkap dengan gorengan dan minuman gratis bagi pengunjung.

“tujuannya biar orang-orang bisa dapat pengalaman yang dekat dan berkesan dengan brand mereka.” tutup Lulu.

Reporter: Hanum Ayu Lestari

Editor: Sabda Maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts