Listen

Ramah Disleksia

A

A

Nama Medpart

9 Korban Penculikan Tentara Israel: Kemlu Maksimalkan Jalur Diplomatik

sumber : suara.com
sumber : suara.com

JAKARTA, Majalahketik.com – Selasa 19 Mei 2026 terjadi penambahan korban penculikan dalam misi kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0, total korban mencapai sembilan orang yang terdiri dari aktivis dan jurnalis asal Indonesia. Penculikan ini didalangi oleh angkatan laut Israel (IDF) di perairan Siprus, Mediterania Timur.

“Berdasarkan informasi terkini (07.13 WIB), 9 (sembilan) WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) yang tergabung dalam misi GSF 2.0, semuanya dilaporkan telah ditangkap Israel,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, lewat keterangannya, Rabu 20 Mei.

Berdasarkan sumber dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) diantara korban penculikan tersebut adalah: 

  • Thoudy Badai (Jurnalis Republika) – Kapal Ozgurluk
  • Rahendro Herubowo (Jurnalis Lepas) – Kapal Ozgurluk
  • Bambang Noroyono (Jurnalis Republika) – Kapal Boralize
  • Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis Tempo) – Kapal Ozgurluk
  • Andi Angga Prasadewa (Relawan Rumah Zakat) – Kapal Josef
  • Herman Budiyanto Sudarsono (Relawan Dompet Dhuafa) – Kapal Zapyro
  • Ronggo Wirasanu (Relawan Dompet Dhuafa) – Kapal Zapyro
  • As’ad Aras (Relawan Spirit of Al-Aqsa) – Kapal Kasri Sadabat
  • Hendro Prasetyo (Relawan Smart 171) – Kapal Kasri Sadabat

Dewan Pers meminta agar pemerintah Indonesia membantu pembebasan jurnalis dan aktivis yang diculik oleh Angkatan laut Israel. Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengatakan bahwa lembaganya telah berkomunikasi dengan pemimpin redaksi dari Republika dan Tempo untuk mengetahui perkembangan peristiwa penculikan awak misi GSF 2.0.

“Kedua media tersebut mendapatkan informasi yang terkonfirmasi soal penangkapan terhadap jurnalisnya pada Senin malam waktu Jakarta,” ungkap Komaruddin.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mendesak pemerintah Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal, jurnalis, serta aktivis kemanusiaan internasional yang ditahan. Selain itu, pemerintah Indonesia juga meminta Israel untuk menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan bahwa komunikasi dengan para korban penculikan oleh tentara Israel mengalami kesulitan karena tidak ada jalur diplomatik dengan Israel. Sehingga sulit untuk melakukan perundingan secara langsung dengan pihak Israel. Namun, Kementerian Luar Negeri melakukan langkah-langkah proaktif untuk mencari keberadaan para korban dan membebaskan mereka. Upaya diplomatik dan hukum melalui bantuan negara ketiga dan badan-badan internasional juga ditempuh untuk melindungi WNI yang diculik.

“Karena kita tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, kita tidak dapat melakukan perundingan langsung dengan pihak Israel. Tapi tentu kita akan mengambil upaya-upaya diplomatik dan hukum melalui bantuan negara ketiga dan badan-badan internasional untuk melindungi warga negara kita yang diculik oleh tentara Israel,” ujar Yusril.

Pemerintah tengah memaksimalkan jalur diplomatik untuk menyelamatkan sembilan WNI yang ditangkap tentara Israel.

“Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan mereka dapat kembali dengan selamat,” Ungkap Yvonne Mewengkang dalam keterangan resmi, Rabu 20 Mei 2026.

Pendekatan secara intensif pun terus dilakukan untuk menjamin keselamatan sembilan WNI tersebut.

“Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI terus melakukan pendekatan intensif dengan otoritas setempat dan seluruh pihak terkait untuk memastikan pelindungan ke-9 WNI tersebut,” kata Yvonne.


Referensi:

Kompas.com (2026) “Kemlu: Semua Jalur Diplomatik Dimaksimalkan demi Selamatkan 9 WNI dari Israel” Diakses pada 20 Mei 2026 dari https://nasional.kompas.com/read/2026/05/20/09170761/kemlu-semua-jalur-diplomatik-dimaksimalkan-demi-selamatkan-9-wni-dari-israel?page=all#page2 

Kompas.com (2026) “Yusril: Pemerintah Kesulitan Hubungi WNI yang Ditangkap Tentara Israel” Diakses pada 20 Mei 2026 dari https://youtube.com/shorts/TXpB2-sKY7k?si=m5g6IB_ZgvpyIWUZ 

Tempo.com “Dewan Pers Minta Pemerintah Bebaskan Wartawan dari Tahanan Israel” Diakses pada 20 Mei 2026 dari https://www.tempo.co/politik/dewan-pers-minta-pemerintah-bebaskan-wartawan-dari-tahanan-israel-2136748 

Kumparan.com (2026) “Kemlu RI Pastikan 9 WNI Dalam Misi GSF Ditangkap Israel” Diakses pada 20 Mei 2026 dari https://m.kumparan.com/kumparannews/kemlu-ri-pastikan-9-wni-dalam-misi-gsf-ditangkap-israel-27QwU5jn79q 

Kumparan.com (2026) “Kabar Terbaru Jurnalis Diduga Diculik Israel saat Menuju Gaza” Diakses pada 20 Mei 2026 dari https://m.kumparan.com/kumparannews/kabar-terbaru-jurnalis-diduga-diculik-israel-saat-menuju-gaza-27Qri8gEzML 

Tempo.com  (2026) “Kemlu Kecam Penculikan Jurnalis Indonesia oleh Israel” Diakses pada 20 Mei 2026 dari https://www.tempo.co/hukum/kemlu-kecam-penculikan-jurnalis-indonesia-oleh-israel-2136582 

Teks: Nayla Latifa
Editor: Falza Azahra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts