Listen

Ramah Disleksia

A

A

Nama Medpart

Kontroversi Pernyataan Amien Rais, Ruang Kritik dan Etika Politik Diperdebatkan

Foto : YouTube @AAGamer28
Foto : YouTube @AAGamer28

Jakarta, majalahketik.com — Pernyataan Amien Rais mengenai kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memicu kontroversi nasional setelah video pernyataannya beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Amien menyinggung hubungan Prabowo dan Teddy yang menurutnya telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat serta berpotensi memengaruhi kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Kontroversi bermula ketika Amien menyampaikan pandangannya mengenai moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengawali pernyataannya dengan mengutip hadis tentang akhlak dan menegaskan bahwa moral merupakan fondasi utama sebuah negara. Dalam video berdurasi sekitar delapan menit itu, Amien juga menyinggung kedekatan Prabowo dan Teddy yang menurutnya memunculkan asumsi publik.

Amien menilai isu tersebut dapat berdampak pada legitimasi pemerintahan apabila tidak dijelaskan secara terbuka.

 “Kalau tidak ada kejelasan penyelesaiannya, Prabowo bisa kehilangan political trust,” ujar Amien dalam video yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid. Meutya menilai isi video tersebut mengandung fitnah, pembunuhan karakter, dan serangan personal terhadap kepala negara.

Komdigi juga menyebut narasi dalam video tersebut tidak memiliki dasar fakta dan berpotensi memecah belah masyarakat. Selain itu, pihak yang membuat maupun menyebarkan video tersebut dapat dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 27A dan Pasal 28 ayat 2.

Menanggapi hal itu, Amien menegaskan bahwa dirinya hanya menyampaikan pendapat sebagai bagian dari kebebasan berekspresi dalam negara demokrasi. Menurutnya, demokrasi tidak akan berjalan baik apabila kebebasan berpendapat dibatasi.

“Yang namanya negara demokrasi, orang berpendapat itu boleh. Bertentangan dengan penguasa yang resmi maupun kelompok rakyat yang lain,” ujarnya saat menghadiri Musyawarah Nasional Partai Ummat di Sleman.

Amien juga menyatakan siap menghadapi proses hukum apabila persoalan tersebut dibawa ke pengadilan. Ia menilai pihak yang berhak melapor secara hukum adalah Teddy secara pribadi, bukan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Dalam video tersebut, Amien turut menyampaikan kekhawatirannya terhadap stabilitas pemerintahan apabila kontroversi terus berkembang di ruang publik.

 “Bisa-bisa bubar di tengah jalan,” katanya.

Kontroversi ini memunculkan perdebatan mengenai batas antara kebebasan berbicara dan etika komunikasi politik. Sebagian pihak menilai tokoh publik memiliki hak menyampaikan kritik terhadap kekuasaan. Namun, sebagian lainnya mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat tetap perlu memperhatikan norma hukum dan etika publik.

Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Teddy Indra Wijaya terkait pernyataan tersebut. Sementara itu, video yang sebelumnya diunggah di kanal YouTube Amien sudah tidak dapat diakses publik. Meski demikian, kontroversi mengenai isu tersebut masih terus menjadi perbincangan di media sosial.

Sumber:

  1. A.A.R. Gaming Channel (2026). “Jauhkan Istana dari Skandal Moral Prabowo Teddy Amien Rais”. Diakses pada 02 Mei 2026 dari https://youtu.be/54W1SkC0NjQ?si=j6rOGUqrt_fPzcij
  2. Akurat.co. (2026). “Pernyataan Amien Rais soal Teddy Bikin Heboh, Dinilai Provokatif dan Sarat Sensasi”. Diakses pada 07 Mei  2026 dari https://banten.akurat.co/nasional/854694/pernyataan-amien-rais-soal-teddy-bikin-heboh-dinilai-provokatif-dan-sarat-sensasi
  3. detikNews. (2026). “Amien Rais Buka Suara Komdigi Nyatakan Videonya soal Prabowo dan Teddy Fitnah”. Diakses pada 03 Mei 2026 dari https://banten.akurat.co/nasional/854694/pernyataan-amien-rais-soal-teddy-bikin-heboh-dinilai-provokatif-dan-sarat-sensasi
  4. KOMPASTV.  (2026).  “Polemik Tundingan Amien Rais kepada Seskan Teddy, Ini Respons Pemerintah | SATU MEJA”. Diakses pada  07 Mei 2026 dari https://youtu.be/Wkl8NEmAtCo?si=19MNLSmnG2dgApSL

Teks: Shasha Melodia Az` Zahra

Editor: Zalfa Rihhadatul Aisy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts