Listen

Ramah Disleksia

A

A

Nama Medpart

100 Hari Kepemimpinan Dwi Riyono, Sosok di Balik Kepemimpinan Baru Polimedia 

Sumber : Humas Polimedia
Foto: Humas Polimedia

Dwi Riyono resmi menjabat sebagai direktur Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) dengan masa jabatan 2026–2030 setelah dilantik pada 18 Mei 2026. Dalam menjalankan amanah sebagai direktur Polimedia, Dwi Riyono memandang jabatan tersebut sebagai bentuk pengabdian di bidang pendidikan. Baginya, posisi ini menjadi tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara dengan tetap menjunjung nilai integritas.

“Bagi saya menjadi Direktur Polimedia bukanlah pilihan, tetapi amanah jalan pengabdian dan melayani kepada masyarakat, bangsa dan negara secara maksimal dan penuh integritas dibidang yang sangat mulia yaitu pendidikan untuk membangun kompetensi (skills) ” ujar Dwi Riyono. 

Sebelum dipercaya menjabat sebagai Direktur Polimedia, Dwi Riyono telah memiliki sejumlah pengalaman di dunia akademik. Ia menyelesaikan pendidikan doktoral dan meraih gelar Ph.D di luar negeri dengan capaian luaran publikasi ilmiah pada jurnal Q1 lebih dari dua artikel. Pengalamannya dalam jabatan di bidang akademik juga mencakup berbagai peran, mulai dari menjadi Kepala Laboratorium Digital hingga ketua jurusan. Selain aktif dalam lingkungan akademik, ia juga memiliki pengalaman sebagai reviewer calon penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi(Kemendikbudristekdikti). Ia juga pernah mendapatkan kesempatan menjadi penerima beasiswa S3 Luar Negeri (LN) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti).

Dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin, Dwi Riyono menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu sosok panutan. Menurutnya, kepemimpinan Nabi Muhammad SAW mencerminkan berbagai nilai penting, seperti amanah, musyawarah, adil, serta kepedulian terhadap sesama. Selain itu, ia juga mengagumi sosok Panglima Besar Jenderal Sudirman yang dikenal memiliki keteladanan, integritas, dan semangat dalam mengutamakan kepentingan bangsa.

Dalam memimpin Polimedia, Dwi Riyono membawa visi PRO-KASIH sebagai nilai yang menjadi arah kepemimpinannya. Visi tersebut terdiri dari Pro-Edu Vokasi, Kreatif, Sejahtera Bersama, Inovatif, dan Humanis yang diharapkan dapat merepresentasikan karakter serta keunikan Polimedia dibandingkan perguruan tinggi lainnya. 

“Ini merupakan slogan atau kata motivasi sebagai warna, atmosfer, dan karakter Polimedia, sebagai pembeda dengan yang perguruan tinggi yang lain,” ujar Dwi Riyono.

Pemilihan PRO-KASIH sebagai visi kepemimpinan Dwi Riyono didasarkan pada pandangannya terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan Polimedia untuk terus memperkuat perannya bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dalam penerapannya, visi tersebut didukung melalui konsep pentahelix, yaitu kolaborasi antara lima unsur yang terdiri atas akademisi, pemerintah, industri, masyarakat, dan media.

“Di era saat ini sangat tepat dan relevan untuk menunjukan eksistensi PoliMedia untuk masyarakat, bangsa dan negara. Kolaborasi super kuat secara pentahelix akan memperkuat ekosistem kreatif kampus yang akan berdampak pada akademik kreatif, hilirisasi produk tridharma dan ekonomi kreatif,” ujar Dwi Riyono. 

Penguatan pendidikan vokasi menjadi salah satu fokus utama Dwi Riyono dalam pengembangan Polimedia. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan lulusan Polimedia memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan mampu berkontribusi di dunia kerja.

“Politeknik Negeri Media Kreatif adalah perguruan tinggi vokasi, di mana sistem pendidikan berbasis sains atau keilmuan terapan dengan kurikulum yang sepenuhnya digerakan oleh industri yang akhirnya lulusan polimedia langsung siap berkontribusi hebat pada industri dan dunia kerja serta memiliki jiwa wirausaha,” ujar Dwi Riyono. 

Selain penguatan pendidikan vokasi, pengembangan program studi untuk masa depan juga menjadi perhatian dalam menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat dan industri. Menurut Dwi Riyono, pengembang program studi menjadi salah satu prioritas dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat, termasuk hadirnya automasi dan kecerdasan buatan (AI), turut memengaruhi kebutuhan kompetensi di masa depan sehingga perguruan tinggi perlu terus beradaptasi.

“Bagi kita, Polimedia, pengembangan program studi karena menjadi kebutuhan masyarakat dan permintaan industri, dan dua kerja saat ini berkembang sangat pesat, dimana banyak kompetensi yang dihasilkan oleh prodi sudah mulai tergantikan oleh automasi dan kecerdasan buatan (Al), namun juga banyak kompetensi baru yang lahir. Penguatan program studi menurut bapak juga menjadi hal perioritas.” Lengkap Dwi Riyono. 

Dwi Riyono menjelaskan bahwa ia memiliki sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus utama dalam mengembangkan Polimedia. Pada awal kepemimpinannya, ia akan berfokus pada penguatan fondasi pelayanan Polimedia, mulai dari peningkatan akreditasi kampus dan program studi, penataan penugasan dosen berbasis kepakaran serta pengalaman profesional, hingga standardisasi kompetensi tenaga kependidikan sesuai dengan fungsi kerja. Selain itu, penerapan sistem merit yang transparan dan berbasis kinerja akademik juga menjadi perhatian dalam mendukung penilaian pengembangan karier serta pemberian penghargaan bagi sumber daya manusia.

Dalam bidang pembelajaran, Dwi Riyono menargetkan peningkatan kualitas melalui penyesuaian pengajaran dosen dengan bidang keahlian masing-masing, penguatan dan pembaruan kurikulum berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, serta pemanfaatan hasil riset untuk mendukung modul, studio, laboratorium, dan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning). Ia juga menekankan pentingnya penyediaan fasilitas laboratorium dan media pembelajaran yang berkualitas sesuai kebutuhan pendidikan vokasi kreatif.

Selain aspek akademik, pengembangan lingkungan kampus juga menjadi bagian dari program prioritasnya. Hal tersebut dilakukan melalui optimalisasi ruang kampus sebagai ruang kreatif, diskusi, dan kolaborasi antarprogram studi, penciptaan iklim akademik yang aman serta saling percaya sebagai fondasi kreativitas dan mutu pembelajaran, hingga digitalisasi layanan akademik dan administrasi. Salah satu langkah yang turut dipersiapkan adalah pembangunan infrastruktur Polimedia Satu Data untuk mendukung pengelolaan informasi yang lebih terintegrasi. 

Dalam pengembangan Polimedia, Dwi Riyono menilai kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem pentahelix menjadi hal penting untuk mendukung pengembangan industri kreatif. Selain itu, target yang ingin dicapai dalam pengembangan Polimedia yaitu terciptanya Civitas Polimedia yang bersinergi untuk kemajuan, menjadikan Polimedia unggul dan terkemuka, menyiapkan talenta unggul di bidang industri kreatif, teknologi kreatif, dan ekonomi kreatif. 

Dwi Riyono harapan agar posisi Polimedia di bidang akademik maupun industri kreatif terus berkembang dengan mencapai kompetensi sukses di Abad 21. Menurutnya, terdapat beberapa kompetensi penting yang perlu dimiliki, seperti kemampuan adaptasi dan pembelajaran cepat (agile learner), mandiri serta berjiwa wirausaha, mampu memecahkan masalah kompleks, memiliki literasi digital, multidisiplin atau multi kompetensi, serta memiliki wawasan global.

Dwi Riyono berharap agar Polimedia ke depannya semakin maju, berkembang, serta mampu beradaptasi terhadap perubahan yang berlangsung cepat.

“Harapan saya ke depan, di mana saat ini berada pada abad 21, Polimedia semakin hebat, maju dan eksis serta adaptif terhadap perubahan yang sangat cepat dan dinamis juga era automasi dan kecerdasan buatan,” Ujar Dwi Riyono. 

Melalui visi, program prioritas, dan komitmen kepemimpinannya, Dwi Riyono berharap Polimedia dapat terus berkembang menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul, adaptif, serta mampu menjawab tantangan perubahan zaman. Dengan kolaborasi dan inovasi yang berkelanjutan, Polimedia diharapkan dapat mencetak lulusan yang kompeten dan berkontribusi bagi kemajuan industri kreatif.


Reporter: Nayla Latifa
Editor: Zalfa Rihhadatul Aisy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts