Nama Medpart

Polimedia Mengabdi 2026 Hadirkan Dampak Nyata di Sirnajaya

Fotografer: M Akbar

Jakarta, majalahketik.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif (BEM Polimedia) kembali menggelar kegiatan sosial Polimedia Mengabdi 2026 di Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mengusung tema “Jaga Budaya, Kembangkan Potensi, Wujudkan Aksi”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat, 25 September hingga Minggu, 27 September 2026. Polimedia Mengadi 2026 menjadi bentuk nyata dari kepedulian kampus dalam memberikan kontribusi langsung untuk masyarakat melalui berbagai aspek, mulai dari aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sampai infrastruktur. 

Kegiatan Polimedia Mengabdi 2026 mencakup pembelajaran bagi anak-anak mengenai kebudayaan dan etika, pembenahan infrastruktur setempat, serta pembuatan tempat sampah kreatif. Mahasiswa Polimedia juga memberikan layanan kesehatan gratis, edukasi kombucha, sosialisasi sistem pembayaran QRIS bagi pelaku UMKM, serta edukasi pemanfaatan cengkeh dan biji kopi hingga pengolahannya menjadi sabun cuci tangan. Ketua Pelaksana Polimedia Mengabdi, Muhammad Fabian Praditya, mengatakan bahwa fokus utama kegiatan tahun ini adalah kebudayaan yang diangkat berdasarkan keresahan warga terhadap anak-anak yang semakin terdigitalisasi oleh teknologi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi alam yang ada di desa Sirnajaya.

“Kita bisa melihat dari beberapa potensi alam yang ada di sini, yang dimana dari potensi alam tersebut itu bisa kita manfaatkan.” Ujar Fabian.

Fabian menjelaskan bahwa Polimedia Mengabdi tahun ini bertujuan memberikan manfaat pada bidang pendidikan, terutama karena masih terdapat fasilitas pendidikan yang membutuhkan perhatian. Selain itu, desa Sirnajaya memiliki potensi alam seperti kopi dan cengkeh yang dapat dikembangkan oleh masyarakat. 

“Untuk goals kita di tahun ini yaitu di pendidikan, dimana beberapa fasilitas-fasilitas yang menunjang dari kegiatan pendidikannya itu masih lumayan terbelakang, mulai dari ruang kelas, papan tulis, dan juga lapangan sekitar,” tambah Fabian.

Fabian bersama dengan panitia Polimedia Mengabdi lainnya memilih desa Sirnajaya sebagai lokasi kegiatan karena melihat fasilitas pendidikan yang masih perlu diperhatikan serta potensi alam seperti kopi dan cengkeh yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Kami lihat beberapa dari warga sekitar masih cukup kurang pengetahuan untuk pemanfaatan sumber daya alamnya, sehingga dari situ kita memberikan edukasi-edukasi”, jelas Fabian. 

Menurutnya, Polimedia Mengabdi 2026 tidak hanya bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga bagi mahasiswa Polimedia yang terlibat. Ia berharap program yang telah dirancang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan terus dikembangkan agar ke depannya memiliki dampak yang lebih luas.

Hal serupa pun dikatakan oleh warga desa sekaligus guru setempat, Lilis Suryani, Abdul Midyad, dan Indah Najmi bahwa kegiatan Polimedia Mengabdi 2026 memberikan kesan yang baik bagi lingkungan sekitar, khususnya murid dan warga setempat yang terlibat terutama dalam pendidikan dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, anak-anak menjadi lebih semangat belajar, sementara pembuatan tempat sampah kreatif membantu meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan. 

“Biasanya kan sampah berceceran, sekarang anak-anak jadi kreatif ada tong sampahnya. Dari kebersihan benar-benar membantu,” ujar Lilis. 

Midyad, Guru setempat juga menegaskan bahwa dengan adanya Polimedia Mengabdi 2026, pembelajaran yang dibawakan dapat menambah kreatifitas serta pengenalan budaya di luar sekolah menjadi hal baru yang di dapat dan di kembangkan oleh anak-anak. 

“Harapannya semoga kegiatan Polimedia Mengabdi ini bisa terus diadakan, karena para mahasiswa sangat memberikan dampak baik untuk sekolah kami,” ujar Indah. 

Melalui Polimedia Mengabdi 2026 kegiatan pengabdian ini tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berbagi, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari kontribusi kampus kepada masyarakat. 

Reporter: Kamila Nurhaniyah

Redaktur: Hanum Ayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts