AMUBA 13: Aksi Multimedia Berbagi Jadi Wadah Edukatif Kepada LKSA
Jakarta, majalahketik.com — Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Multimedia Politeknik Negeri Media Kreatif kembali menghadirkan AMUBA 13 alias Aksi Multimedia Berbagi pada Sabtu, 9 Mei 2026 yang di selenggarakan di LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) Darul Ilmi, Beji Timur, Kota Depok, dibawah naungan MCC (Muhammadiyah Children Center).
AMUBA 13 adalah bagian dari program kerja Divisi Pengabdian Masyarakat pada Himpunan Mahasiswa (HIMA) program studi Teknologi Rekayasa Multimedia. Acara kali ini mengusung tema “Motion” yakni Multimedia, Creation, Inovation, and Exploration. Untuk menjadikan Multimedia sebagai wadah kepada anak panti agar menemukan jati diri mereka. Kata “Creation” merujuk pada mencoba hal-hal baru seperti Ilustrasi, Desain Grafis, serta Fotografi. Tema ini juga bertujuan untuk meng-explore cita-cita dan tujuan mereka dimasa depan nanti dengan mengasah kemampuan mereka melalui Multimedia sebagai acuan dasar.
Tak hanya berbagi donasi berupa uang, AMUBA 13 juga berkesempatan untuk berbagi sembako, hingga infrastruktur. Selain itu, tujuan adanya AMUBA 13 ini juga diperkuat oleh adanya motivasi mahasiswa untuk memberikan edukasi tentang dasar-dasar Multimedia kepada anak-anak tersebut. Donasi dikumpulkan melalui konten media sosial dan juga kolektif mahasiswa di prodi Teknologi Rekayasa Multimedia sehingga dapat dihibahkan kepada anak panti.
Bagas, sebagai Ketua Pelaksana AMUBA 13 mengaku bahwa masih ada kendala yang dihadapi oleh panitia pada saat persiapan acara ini. Salah satu yang paling riskan adalah kendala kesibukan mahasiswa semester dua yang akan menjalankan UAS.
“Rancangan acara ini sebenarnya sudah kita buat dari bulan Ramadan, namun karena kami libur, jadi progress nya agak lambat. Tapi, Alhamdulillah nya setelah itu rencana berjalan sesuai dengan timeline yang ditentukan,” tegasnya.
Selain itu, pihak LKSA juga merasa sangat terbantu dengan adanya Aksi Multimedia Berbagi. Choiriah Agung, selaku pengasuh panti menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat membantu dalam menggali wawasan anak anak panti dalam mewujudkan masa depannya.
“Kami berharap agar mereka tidak berhenti di pendidikan dasar, karena itu juga sangat bermanfaat bagi individual mereka. Semoga mereka dapat sukses dan bisa menggantikan posisi kami,” tuturnya.
Choiriah juga menambahkan agar lebih banyak lagi kegiatan mahasiswa yang bertujuan seperti ini karena pastinya sangat membantu anak-anak panti yang membutuhkan terutama untuk memberikan motivasi kepada mereka.
Teks : Muhammad Zauhar
Editor : Falza Azahra