Nama Medpart

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Industri  Lewat Grafika Education

Foto: Himpunan Mahasiswa Teknik Grafika

Jakarta, majalahketik.com — Rangkaian acara yang penuh inspiratif dan ekspresif mewarnai lingkungan SMK 3 Perguruan Cikini pada 16 Juli 2026. “Grafika Education” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa (HIMA) Teknologi Industri PoliMedia Jakarta berlangsung sukses, menjadi wadah bagi siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) untuk mengenal lebih dalam program studi Teknik Grafika, Teknologi Rekayasa Pengemasan, dan Teknik Pemeliharaan Mesin. Melalui rangkaian sesi teori dan praktik langsung yang interaktif, acara ini menjadi jembatan bagi para siswa untuk melihat peluang besar di balik dunia industri kreatif.

Ketua pelaksana kegiatan Grafika Education, Desi,  menjelaskan alasan pemilihan SMK 3 Perguruan Cikini karena didasarkan linearitas pada bidang DKV. Ketiga program studi Teknologi Industri memiliki kedekatan erat dengan bidang DKV yang sedang dipelajari para siswa. Ketua pelaksana berharap mendapatkan pengalaman praktik langsung yang membuka wawasan mengenai peluang karier di masa depan.

“harapan saya adalah mengharapkan siswa dkv mengenal lebih dalam 3 pilar teknologi industri yaitu grafika, pengemasan, pemeliharaan mesin bukan hanya secara teori, tetapi juga praktik.” jawab Desi.

Dalam sesi materi, para pemateri memaparkan sisi industri yang selama ini belum disadari oleh para siswa. Rafli, sebagai pemateri dari program studi Teknologi Rekayasa Pengemasan, menekankan bahwa di balik barang yang kita temui sehari-hari, terdapat industri besar yang membutuhkan keahlian khusus, mulai dari desain visual, struktur, hingga manajemen produksi. Sementara itu, pemateri program studi Teknik Grafika, Najmi, menjelaskan bahwa grafika bukan sekedar mendesain atau mencetak, melainkan bidang luas yang mencakup manajemen dan kewirausahaan, sehingga sangat relevan bagi siswa yang berminat menjadi entrepreneur.

saya harap teknik grafika ini bisa mendapat minat yang lebih banyak di tahun 2026-2027 ini.” ujar Najmi.

Reyvan, Program Studi Teknik Pemeliharaan Mesin,  menyoroti pentingnya keterampilan teknis, pemeliharaan alat kerja, serta logika pemrograman mesin untuk menumbuhkan ide-ide inovatif dalam menciptakan prototipe produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rangkaian acara berlangsung semakin menarik dengan sesi praktik yang interaktif. Siswa diajak berinteraksi langsung dengan teknologi yang relevan dengan industri saat ini, seperti praktik sablon Direct To Film (DTF) dan pembuatan totebag di stand booth program studi Teknik Grafika. Pada bagian program studi Teknologi Rekayasa Pengemasan, siswa ditantang untuk merangkai kemasan, sementara di bagian program studi  Teknik Pemeliharaan Mesin, mereka diperkenalkan pada berbagai alat karya inovatif yang dibuat oleh mahasiswa Teknik Pemeliharaan Mesin.

Salah satu siswa, Aira, mengungkapkan Kesan positifnya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, sesi praktik sablon menjadi momen yang paling berkesan dan membuka wawasan karena Teknik Grafika tersebut ternyata masih serumpun dan memiliki keterkaitan erat dengan pelajaran DKV yang sedang ia pelajari. Antusiasme para siswa pun terlihat nyata, di mana banyak dari mereka baru menyadari bahwa jurusan Teknologi Industri memiliki prospek yang besar dan sangat memiliki peran di dunia kerja, baik di skala nasional maupun internasional.

“Bagus sekali dan sangat menginspiratif untuk masuk ke jurusan teknik dan menarik karna ada praktik nya.” ujar Aira.

Kegiatan Grafika Education ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menjaring generasi baru mahasiswa Teknologi Industri di PoliMedia. Dengan perpaduan teori dan praktik nyata, para siswa jurusan DKV diharapkan mampu menjadi talenta masa depan yang siap menjawab tantangan dunia industri kreatif melalui keterampilan Teknologi Industri yang mumpuni.

Reporter: Shofi Vidia A.

Redaktur: Hanum Ayu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts